Yamaha Aerox

Pengusaha Wajib Bayar Upah Sesuai UMK

  Kamis, 08 November 2018   Faqih Rohman Syafei
(Ilustrasi Pixabay)

KESAMBI, AYOCIREBON.COM--Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Cirebon menyatakan para pengusaha wajib membayar upah para pekerja sesuai dengan upah minimum kota (UMK) yang telah ditetapkan.

\"Kalau masalah upah, wajib bagi setiap perusahaan untuk membayarnya sesuai UMK,\" ujar Kepala Disnakertrans Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, Kamis (8/11/2018).

AYO BACA : UMK Kota Cirebon Tahun 2019 Rp2 Juta

Agus mengatakan upah minimum kota (UMK) merupakan batas angka mininal yang ditetapkan pemerintah untuk setiap pekerja. UMK ini harus dipatuhi oleh setiap pengusaha, guna menjamin setiap pekerja mendapatkan upah yang layak. 

\"Agar jangan terlalu kecil upah yang didapat para pekerja atau gajinya dibawah itu. Karena itu ada angka minimalnya,\" katanya. 

AYO BACA : Disnakertrans Kab Cirebon Dalami Kabar Kematian Buruh Migran di Afrika

Pembayaran upah pun, lanjutnya bisa lebih dari UMK, jika perusahaan mampu. Karena UMK itu diperuntukkan untuk pekerja yang masih berstatus lajang, sedangkan untuk yang sudah berkeluarga seharusnya bisa lebih dari itu. 

Anjuran itu, ditindaklanjuti oleh pemerintah dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah mengenai struktur dan skala upah. Dalam PP tersebut diatur skala upah dari pimpinan hingga pegawai paling bawah. 

\"Fakta dilapangan yang bayar upah minimum sudah dianggap bagus. Sebetulnya upah minimum segitu untuk masa kerja maksimal satu tahun dan harus lebih,\" sebut Agus.

Dia menambahkan hingga kini belum ada pelaporan atau catatan terkait perusahaan yang tidak membayar upah sesuai UMK. Tetapi ada pengawas yang selalu monitoring terkait hal tersebut.

\"Kalau tidak melaksanakan upah sesuai UMK itu melanggar aturan karena itu adalah hak dasar pekerja. Tidak ada catatan karena tidak ada laporan,\" pungkasnya.

AYO BACA : Peringati May Day, Ratusan Buruh Tenteng Lima Tuntutan dalam Konvoi Motor


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar