Yamaha NMax

Musim Hujan, Pelanggan Perumda Air Minum Kota Cirebon Krisis Air

  Jumat, 08 Februari 2019   Erika Lia
(Pixabay.com)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM--Siklus hidrologi yang belum sampai memenuhi mata air di Kabupaten Kuningan menyebabkan sebagian warga Kota Cirebon alami krisis air. Situasi yang kontradiktif kala musim hujan seperti sekarang.

Sebagian warga Kota Cirebon yang menjadi pelanggan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum diketahui kerap kekurangan air. Mulai dari kucuran air kecil dan pada malam hari hingga tak mengalir sama sekali, rupanya banyak dikeluhkan warga kepada perwakilan mereka di DPRD Kota Cirebon.

AYO BACA : Kemarau Panjang, Warga Terpaksa Antre Air Bersih

"Ironis, saat musim hujan yang seharusnya air melimpah, warga justru krisis air. Keluhan banyak kami terima dari warga," ungkap Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno, Jumat (8/2/2019).

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Cirebon, Sopyan Satari tak menampik, pelayanan kepada pelanggan tak sedang dalam kondisi prima saat ini. Sejumlah faktor, salah satunya alam, menjadi sebab.

AYO BACA : Pasokan Air PDAM Seret, Warga Lemahwungkuk Meradang

"Selain sistem, alam menjadi salah satu sebab non teknis, berupa siklus hidrologi yang terjadi tahunan sepanjang Januari-Maret," jelasnya.

Dia mengatakan, air yang dipakai Perumda Air Minum Kota Cirebon bersumber dari mata air di wilayah Kabupaten Kuningan. Saat ini, sekalipun musim hujan tengah berlangsung, air hujan baru sebatas membasahi permukaan dan belum mengisi sumber-sumber mata air.

Saat ini, lanjutnya, level air di gua-gua sumber air atau mata air masih menunjukkan nol centimeter.

Selain itu, penyebab lain pelayanan pihaknya yang tengah kurang prima saat ini disebabkan pula faktor teknis. Dia mengungkapkan, usia pipa-pipa distribusi sudah sangat tua sehingga tingkat kebocoran tinggi dan minimnya reservoir atau gudang air.

"Ketika diberi tekanan tinggi, banyak titik pipa pecah karena aus dimakan usia," bebernya.

AYO BACA : Sumur Penganten Dipercaya Bisa Datangkan Jodoh


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar