Yamaha Aerox

Memperjuangkan Bagus Rangin (3): Upaya Peneguhan Lokalitas

  Senin, 25 Maret 2019   Erika Lia
Budayawan dan sejarawan Rahmat Iskandar memaparkan pandangannya saat menjadi pembicara pada Seminar Nasional Pengusulan Ulang Bagus Rangin Sebagai Pahlawan Nasional, di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (21/03/2019). Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sangat mendukung upaya pengusulan Ulang Bagus Rangin, atau Ki Bagus Rangin sebagai Pahlawan Nasional, beliau merupakan seorang pahlawan yang berjuang, sekitar tahun 1802-1818, melawan Belanda di wilayah Ciayumajakuning, hingga Su

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM--Pengusulan Bagus Rangin sebagai pahlawan nasional bukan sekedar mengejar pengakuan atas perjuangannya melawan penjajah Belanda pada skala yang lebih luas. Di tingkat lokal, langkah ini sebagai upaya peneguhan tokoh setempat.

Dalam kacamata Eva Nur Arovah, salah satu anggota tim penulis riwayat Bagus Rangin dari sisi historiografi tradisional pada Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Jawa Barat, membaca naskah perjuangan Bagus Rangin dari sumber-sumber historiografi tradisional serupa halnya dengan melihat keterlibatan Bagus Rangin dalam perlawanannya di Cirebon.

“Meski historiografi tradisional itu tak dapat dijadikan sumber sejarah karena mengandung sejumlah kelemahan, tak berarti kontribusi historiografi tradisional itu harus dinafikan dalam menjabarkan perjuangan Bagus Rangin,” ungkapnya kepada Ayocirebon.com, Senin (25/3/2019).

Pada sisi-sisi tertentu, lanjutnya, sumber-sumber historiografi tradisional itu menjelaskan fenomena dan ekspresi perjuangan masyarakat Cirebon. Dengan begitu, keberadaan Bagus Rangin dalam sejarah Cirebon maupun sejarah nasional Indonesia tak bisa dibantah.

Perjuangannya, tegas Eva, bahkan layak disandingkan dengan heroisme pahlawan dari daerah lain yang dengan teguh menentang kolonialisme. Sebanding dengan Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Cut Nyak Dien, dan lainnya, perjuangan Bagus Rangin dinilai tak bisa dipandang sebelah mata.

AYO BACA : Memperjuangkan Bagus Rangin (1), Melawan Skeptisisme

“Ini juga upaya meneguhkan tokoh lokal di tanahnya sendiri. Masyarakat Cirebon jangan sampai tak mengenal pahlawan lokal yang telah memperjuangkan pembebasan bangsanya saat itu,” papar Eva.

Bagus Rangin diketahui telah diusulkan sebagai pahlawan nasional sejak 2015. Ditandai dengan seminar nasional di Majalengka kala itu, Bagus Rangin bahkan sempat diusulkan sebagai nama bandara internasional di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, sebelum kini bernama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Hingga kini, perjuangan TP2GD Jabar sendiri belum berakhir. Menurut Eva, Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai penerima usulan, masih mensyaratkan dokumentasi ulang dan data tambahan lain kepada TP2GD Jabar perihal Bagus Rangin sebelum kemudian diajukan ke DPR dan diputuskan pemerintah terkait kelayakannya sebagai pahlawan nasional.

“Dalam menggali sosok Bagus Rangin dan kepahlawanannya, kami mempelajari naskah-naskah, baik sumber historiografi tradisional maupun arsip Belanda sebagai pembandingnya, mewawancarai beragam sumber, dan serangkaian proses terkait lainnya,” sebut Eva.

Lebih jauh, dia berharap, masyarakat Cirebon sendiri kreatif untuk membicarakan tokoh lokal seperti halnya Bagus Rangin. Masyarakat setempat selayaknya mengenal tokoh-tokoh lokal, terutama yang telah berjuang demi merebut kemerdekaan di tanah kelahirannya sendiri.

AYO BACA : Memperjuangkan Bagus Rangin (2): Inspirasi Heroisme


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar