Yamaha NMax

Bakal Seru! Hutan Kota Kayu Putih Indramayu Akan Direvitalisasi Jadi Area Wisata

  Jumat, 29 Maret 2019   Erika Lia
Sejumlah pelajar tampak berswafoto di salah satu bagian Hutan Kota Kayu Putih, Kabupaten Indramayu, yang akan direvitalisasi sebagai area edukasi dan wisata.Sejumlah pelajar tampak berswafoto di salah satu bagian Hutan Kota Kayu Putih, Kabupaten Indramayu, yang akan direvitalisasi sebagai area edukasi dan wisata. (Istimewa)
INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu berencana merevitalisasi Hutan Kota Kayu Putih yang terletak di Jalan Pahlawan, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu. Hutan ini digadang-gadang akan dijadikan area edukasi maupun wisata bagi masyarakat.

Ciri khas hutan kota ini, sesuai namanya, yakni pepohonan kayu putih yang daunnya meminimalisir paparan sinar matahari. Hutan Kota Kayu Putih diketahui telah berdiri sejak 2002. Pendiriannya dipayungi hukum melalui Keputusan Bupati Indramayu Nomor 522.1/Kep.125A-Dishutbun/2002.

Namun begitu, seiring perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) dan kewenangan perihal kehutanan, keberadaan hutan kota menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hanya, mengingat lokasi hutan kota ini berdiri di lahan milik pemerintah daerah, Pemkab Indramayu berinisiatif merevitalisasinya.

Bupati Indramayu, Supendi menyebut rencana revitalisasi Hutan Kota Kayu Putih melibatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat Jabar dan pihak swasta. Dia meyakinkan, keberadaan hutan kota penting bagi masyarakat Indramayu karena berfungsi memperbaiki dan menjaga iklim mikro.

"Selain itu, hutan kota mempunyai nilai estetika, menyerap air, juga sebagai area keanekaragaman hayati," ungkapnya belum lama ini.

 Hutan Kota Kayu Putih memiliki luas lahan 2,5 hektar, dengan lokasi masing-masing di kanan dan kiri Jalan Pahlawan. Dalam rencana revitalisasinya, hutan kota ini akan dikembangkan menjadi 4 hektar dengan memanfaatkan lahan yang ada di belakangnya sebagai tambahan.

Hutan kota ini pun akan dihuni puluhan kijang sebagai simbol sejarah Kabupaten Indramayu. Di bagian tengah hutan, sebuah kolam yang sudah ada akan ditata untuk semakin mempercantik tampilannya secara keseluruhan.

"Kami menginginkan Hutan Kota Kayu Putih yang ada di tengah kota ini sebagai area edukasi dan wisata baru bagi masyarakat," ucapnya.

Diketahui, Hutan Kota Kayu Putih telah dicanangkan sebagai ruang terbuka hijau, sarana pariwisata alam, rekreasi, olah raga, penelitian, pendidikan, pelestarian plasma dan budidaya hasil hutan bukan kayu. Pencanangan dilakukan Supendi pada 6 Desember 2016 yang kala itu menjabat sebagai Wakil Bupati Indramayu.

Pencanangan itu dilakukan bersamaan dengan acara Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tingkat Kabupaten Indramayu. Dalam kesempatan itu, dilakukan penanaman simbolik 20 tanaman di Hutan Kota Kayu Putih dan 4 ribu tanaman mangrove di Blok Tegur, Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar