Yamaha Aerox

Ini Jadwal Pertunjukan Festival Teater Cirebon 5

  Jumat, 19 April 2019   Erika Lia
Pertunjukan teater. (Ayobandung.com)

KESAMBI, AYOCIREBON.COM--Festival Teater Cirebon (FTC) 5 akan digelar pada 25-29 April 2019 di Gedung Kesenian Nyi Mas Rarasantang, komplek perkantoran Bima, Kota Cirebon.

Sebelas pertunjukan teater dengan lakon karya Arifin C. Noer serta adaptasi dan rekonstruksi lakon karya Arifin C. Noer akan disuguhkan kelompok-kelompok teater dari Cirebon dan beberapa daerah Indonesia.

Bagi Anda yang berminat, ini dia jadwal pertunjukannya!

Teater Rantai Biru dari Cirebon dengan lakon Matahari di Ujung Jalan Kecil akan mengisi hari pertama FTC pada Kamis (25/4/2019) pukul 15.30 WIB. Pada malam hari atau pukul 19.30 WIB menyusul pertunjukan dari Teater Sunan Panggung Cirebon dengan lakon Tlah Pergi Ia, Tlah Kembali Ia.

Pada hari kedua atau Jumat (26/4/2019), Studio Teater 50 (Indramayu) akan menampilkan lakon Waska pukul 15.30 WIB. Teater Sariwang (Sulawesi) kemudian akan membawakan lakon Ozon pukul 19.30 WIB.

AYO BACA : Festival Teater Cirebon 5 dan Usaha Menyerap Daya Hidup Berseni-Budaya Arifin C. Noer

Kisah Cinta dan Lain-Lain akan dibawakan Teater Samagaha (Banten) pada hari ketiga atau Sabtu (27/4/2019) pukul 10.00 WIB. Dilanjut monolog Prita Istri Kita yang digelar Halaman Budaya Banten pukul 15.30 WIB, dan monolog Kasir Kita oleh SFN Lab (Lombok) pukul 19.30 WIB.

Monolog Kasir Kita bakal kembali pada hari keempat atau Minggu (28/4/2019), berturut-turut dibawakan Teater Alit (Bogor) pukul 13.00 WIB dan Rawayan Ceta (Tasikmalaya) pukul 15.30 WIB. Pertunjukan hari keempat akan ditutup Teater Awal Cirebon dengan lakon Interogasi.

Pada hari terakhir atau Senin (29/4/2019), rangkaian kegiatan FTC 5 akan ditutup oleh KMT ISBI Bandung dengan lakon Waska dan Kembarannya, sebuah rekonstruksi tokoh Waska dalam lakon Orkes Madun Jilid 1 dan Orkes Madun Jilid 2, pukul 19.30 WIB.

Tiket presale FTC 5 sudah bisa diperoleh hingga 20 April 2019 atau Sabtu esok, dengan biaya Rp25 ribu bagi pelajar dan Rp35 ribu bagi mahasiswa/umum. Sementara, tiket on the spot Rp30 ribu untuk pelajar dan Rp35 ribu untuk mahasiswa/umum.

Selain pertunjukan, FTC 5 akan diisi pula kegiatan lain seperti bincang budaya, wisata budaya, serta anugerah budaya yang akan diselenggarakan di antara pertunjukan-pertunjukan pada dua hari terakhir festival.

AYO BACA : Warisan Laksamana Cheng Ho di Cirebon, Mulai Nama Tempat Hingga Produk Budaya

Bincang budaya bertajuk Ngopi Sor-e Baujan (ngopi di bawah pohon baujan) akan dilaksanakan pada Minggu (28/4/2019) pukul 10.00 WIB. Pimpinan Produksi FTC 5, Ade Bedul mengatakan, bincang budaya cenderung berupa obrolan ringan dan santai seraya minum kopi di bawah pohon Baujan di area teater terbuka Gedung Kesenian Nyi Mas Rarasantang.

\"Topiknya Arifin C. Noer dan perjalanan kecirebonannya,\" ujarnya.

Format semacam itu diharap merekatkan ikatan silaturahmi di antara hadirin sesama peserta festival, tokoh undangan, dan masyarakat pelaku serta penikmat seni teater di Cirebon, selain terjadinya proses dialektika yang sehat dan bermanfaat.

Sejumlah tokoh teater papan atas diagendakan hadir yakni Embie C. Noer (adik Alm Arifin C. Noer), Jajang C. Noer (istri alm Arifin C. Noer), Tatang Ramadhan Bauqie (Penata artistik dan Grafis Teater Kecil), Nano Riantiarno (Surtadara Teater Koma), dan Ratna Riantiarno (Manajer Teater Koma).

Salah satu pembeda festival kali ini dari tahun-tahun sebelumnya yakni kegiatan bertajuk Susur Arifin C. Noer, pada Senin (29/4/2019) pukul 09.00 WIB. Kegiatan itu berupa perjalanan wisata budaya bagi peserta festival dan tamu undangan ke tempat-tempat yang akrab dengan kehidupan Arifin di Cirebon.

Malam harinya, digelarlah anugerah budaya sebagai rangkaian penutupan FTC 5. Anugerah budaya merupakan penghormatan dan penghargaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon atas sumbangsih Arifin C. Noer melaui karya-karyanya yang akan disampaikan Wali Kota Cirebon kepada perwakilan keluarga Arifin C. Noer.

Anugerah budaya yang sama juga akan diberikan kepada seorang pelaku seni budaya aktif di Cirebon yang kiprahnya banyak diakui berbagai kalangan seni-budaya di Wilayah Ciayumajakuning, meski aktivitas seninya berada di belakang panggung, yakni Muhamad Suripno.

AYO BACA : Menyantap Gurihnya Pindang Gombyang Asli Indramayu


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar