Yamaha Aerox

Puasa? Ayo Tetap Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut

  Selasa, 14 Mei 2019   Erika Lia
Drg. Madjidah Cholid, dokter yang membuka praktiknya di kawasan Kesambi, Kota Cirebon, mengingatkan untuk tetap menjaga kesehatan gigi dan mulut selama berpuasa. (Erika Lia/ayocirebon.com)

KESAMBI, AYOCIREBON.COM -- Masih puasa? Harus dong ya. Sebentar lagi waktu berbuka lho.

Sambil menunggu bedug Magrib, yuk simak tips menjaga kesehatan gigi dan mulut selama puasa dari Drg. Madjidah Cholid yang membuka praktiknya di Kesambi, Kota Cirebon.

Kalian yang berpuasa pasti merasakan  aroma tak sedap pada mulut. Hampir 13 jam tanpa makan dan minum, mulut kita pasti akan terasa berbeda. 

Meski dalam Islam bau mulut orang yang puasa nantinya seperti bau kesturi di surga, kebersihan gigi dan mulut tetap tak boleh dianggap remeh lho!

Rasulullah SAW saja mencontohkan untuk bersiwak setiap kali sebelum berwudhu. Artinya, begitu pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, meski dalam kondisi puasa.

"Boleh memakai pasta gigi ketika berpuasa," kata Madjidah.

Nah, artinya kita diperbolehkan menyikat gigi saat berpuasa. Menurutnya, memakai pasta gigi tidak makruh dan tidak membatalkan puasa.

Madjidah mengutip Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah 25/26 yang berbunyi, tidak mengapa (mubah) menggunakan pasta gigi bersama siwak karena bukan termasuk (perbuatan) makan dan minum.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut, salah satunya dengan menyikat gigi, juga akan menghindarkan kita dari kemungkinan sakit gigi. Tentunya kita tidak mau merasakan sakit gigi selama Ramadan kan?

"Selain rajin menyikat gigi, jangan lupa cek ke dokter gigi setiap enam bulan sekali," tambah perempuan berhijab ini.

Nah soal merawat gigi selama Ramadan, sebenarnya dibolehkan tidak ya? "Ada yang sudah lama tidak pernah berkunjung ke klinik gigi sampai giginya berlubang dan sudah terasa nyeri," katanya berkisah.

Sang pasien khawatir, menunda pengecekan ke dokter akan menambah sakitnya gigi dan memperparah kondisi mulut dengan pembengkakan. Di sisi lain, rawatan gigi dicemaskan akan membuat ibadah puasanya batal. Padahal, sakit gigi yang diderita telah mengganggu puasa sang pasien.

Nah, rawatan apa saja ya yang bisa kita lakukan saat puasa? Madjidah menyebutkan, berdasarkan fatwa MUI Kota Bandung pada 7 Mei 2018, ditetapkan hal-hal yang boleh dilakukan saat puasa, masing-masing:

1. Rawatan pencabutan/ekstraksi gigi, baik dengan penggunakan gel yang dioles ataupun dengan suntikan;

2. Rawatan scalling/pembersihan karang gigi;

3. Rawatan penambalan gigi.

Selain menyikat gigi dengan bersih, Madjidah menambahkan, perbanyaklah minum air bening dan buah. Bila perlu, obat kumur pun dapat kita gunakan.

"Kurangi manis dalam minuman. Lebihkan manis dalam senyuman karena senyum kan sedekah," tutupnya seraya terkekeh.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar