Antisipasi Lonjakan Akibat Omicron, Ratusan Tempat Tidur Disiapkan RSD Gunung Jati Cirebon

- Senin, 17 Januari 2022 | 16:17 WIB
RSD Gunung Jati, Kota Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia L)
RSD Gunung Jati, Kota Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia L)

Kondisi 0 pasien pernah dicatatkan RSD Gunung Jati tahun lalu, sepanjang 21 November sampai 3 Januari 2022.

"Pada 21 November 2021 sampai 3 Januari 2022 RSD Gunung Jati kosong (pasien Covid 19). Kemudian pada 3 - 10 Januari 2022 masih ada seorang pasien (Covid 19), tapi setelah itu sampai sekarang tidak ada," paparnya.

Meski begitu, pihaknya tetap mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus, terutama setelah Omicron merebak.

Langkah antisipasi dilakukan melalui kesiapan 216 tempat tidur di berbagai ruangan, mulai ruang isolasi flu burung yang kini digunakan untuk menangani kasus berat Covid 19 hingga pemanfaatan eks gedung IGD.

"Kami siapkan 6 tempat tidur di ruang (isolasi) flu burung yang sudah siap pakai. Kalau tingkat keterisiannya mencapai 80% bisa menambah tempat tidur di ruangan lain yang pernah dipakai saat lonjakan gelombang 2, seperti Ruang Teratai 1 dan 2, Ruang Prabu Siliwangi 1 sampai 4, dan gedung eks IGD. Kami siapkan total 216 tempat tidur," beber Katibi.

Selain ruangan dan tempat tidur, tim penanganan Covid 19 yang meliputi dokter spesialis, dokter umum, radiologi, perawat, pula disiagakan.

Dia meyakinkan, setidaknya 85% tenaga kesehatan yang terlibat penanganan Covid 19 di RSD Gunung Jati telah menerima vaksin booster.

"Untuk (penerima) vaksin booster, nakes di RSD Gunung Jati sudah 85% dan itu kami mulai penyuntikan sejak November 2021. Sementara, (penerima) vaksin (primer) dosis 1 dan dosis 2 sudah 100%," tandas Katibi.***

Halaman:

Editor: Erika Lia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPRD Kota Cirebon Usulkan 4 Raperda Baru

Selasa, 28 Juni 2022 | 09:27 WIB