Kejati Jabar Janjikan Surat Penghentian Penuntutan atas Kaur Desa Citemu Diberikan Hari ini

- Rabu, 2 Maret 2022 | 10:36 WIB
Kepala Kejati Jabar, Asep N Mulyana. (Ayobandung.com/Aldi Gelar)
Kepala Kejati Jabar, Asep N Mulyana. (Ayobandung.com/Aldi Gelar)

BANDUNG, AYOCIREBON.COM— Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) resmi menghentikan kasus dugaan korupsi dana desa yang melibatkan mantan Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Nurhayati, per 1 Maret 2022.

Kepala Kejati Jabar, Asep N Mulyana pun menjanjikan penyerahan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) hari ini, Rabu, 2 Maret 2022 oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebin (Kejari Kabupaten Cirebon) selaku penuntut umum kepada Nurhayati.

Kasus Nurhayati, mantan Kaur Keuangan sempat viral hingga mengundang atensi Menko Polhukam RI, Mahfud MD.

"Setelah gelar perkara dan hasil eksaminasi Kejati Jabar, Kejari Kabupaten Cirebon mengusulkan Jaksa Agung melalui Kejati Jabar untuk menghentikan kasus Nurhayati karena tidak cukup bukti. Insya Allah SKP2 diserahkan hari ini kepada Nurhayati," ungkap Kepala Kejati Jabar, Asep N Mulyana menerangkan alasan penghentian kasus Nurhayati dalam sebuah konferensi pers di di Kantor Kejati Jabar, Jalan L.L.R.E Martadinata Nomor 58, Kota Bandung, Selasa, 1 Maret 2022 malam.

Gelar perkara itu sendiri dilakukan setelah Kejari Kabupaten Cirebon beroleh mandat P21 dari penyidik Polres Cirebon Kota pada 1 Maret 2022.

Kejari Kabupaten Cirebon kemudian menunjuk jaksa penuntut umum (JPU) untuk menyelesaikan perkara tindak pidana yang mengatasnamakan Nurhayati sebagai tersangka.

Dari hasil gelar perkara dan berdasarkan rujukan eksaminasi Kejati Jabar, kasus Nurhayati dinilai tidak cukup bukti.

Mengacu pada persetujuan Jaksa Agung selaku penuntut umum tertinggi, Kepala Kejari Kabupaten Cirebon harus mengeluarkan SKP2.

Sebelum resmi dihentikan, kasus yang menimpa Nuhayati, mantan Kaur Keuangan Desa Citemu, viral di media sosial hingga menyedot perhatian Menko Polhukam, Mahfud MD.

Halaman:

Editor: Erika Lia

Sumber: Ayobandung.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini