Puluhan Ekor Sapi di Kota Cirebon Terinfeksi PMK, Lalu Lintas Orang Dibatasi

- Senin, 20 Juni 2022 | 13:55 WIB
Balai Pengembangan Ternak Potong Kota Cirebon atau BPTP Kota Cirebon tutup sementara menyusul infeksi PMK terhadap puluhan ekor sapi di kota itu. (Ayocirebon.com/Ayu Lestari)
Balai Pengembangan Ternak Potong Kota Cirebon atau BPTP Kota Cirebon tutup sementara menyusul infeksi PMK terhadap puluhan ekor sapi di kota itu. (Ayocirebon.com/Ayu Lestari)

Dari 3 kecamatan di Kota Cirebon yang memiliki kandang ternak sapi, kambing, dan domba, yakni Kesambi, Lemahwungkuk, dan Harjamukti, seluruh sapi yang terinfeksi PMK berasal dari Kecamatan Harjamukti.

Kepala DKPPP Kota Cirebon, Ir. Yati Rohayati. (Ayocirebon.com/Ayu Lestari)

Selain menutup sementara BPTP Kota Cirebon, lanjutnya, seluruh petugas yang keluar masuk juga disterilisasi.

Namun begitu, pihaknya mengizinkan 5 pegawai masuk balai untuk memantau kondisi sapi ternak.

Yati memastikan, langkah - langkah itu sebagai upaya pencegahan.

Di luar sapi yang terinfeksi PMK, saat ini, pihaknya memiliki 135 ekor sehat.

"Kondisi 135 sapi ini sehat, nafsu makan bagus, dan setiap hari kami menyemprotkan disinfektan," ungkapnya.

Peternak di Kota Cirebon diminta waspada, soal penularan virus penyakit mulut dan kuku yang kian merebak.

Menyikapi situasi itu, masyarakat, khususnya peternak di Kota Cirebon, diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap PMK.

Baca Juga: Sepekan, Harga Cabai Rawit Merah di Kota Cirebon Tembus Rp100.000 per Kilogram

Halaman:

Editor: Erika Lia

Tags

Artikel Terkait

Terkini