Kisah Suhada Batal Berangkat Haji, Memilih Menunggu Ibunya Tahun Depan

- Kamis, 23 Juni 2022 | 05:34 WIB
Calon jamaah haji Suhada menujukkan foto istri bersama ibunya setelah melakukan manasik haji (Ayocirebon.com/Ayu Lestari)
Calon jamaah haji Suhada menujukkan foto istri bersama ibunya setelah melakukan manasik haji (Ayocirebon.com/Ayu Lestari)

HARJAMUKTI, AYOCIREBON.COM — Kementerian AgamaKota Cirebon mencatat sebanyak 11 jamaah haji yang semula direncanakan berangkat tahun 2022 harus mengundur keberangkatannya.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji Kemenag Kota Cirebon, Rokhiyatun, menjelaskan penyebab diundurnya belasan jamaah haji tersebut berdasarkan beberapa alasan.

"Totalnya ada 11 orang yang terdiri dari 6 orang suami istri yang mendapat porsi haji tidak di tahun yang sama, 2 orang sedang mengandung, dan keberangkatan anak bersama orang tuanya 3 orang," katanya, Rabu, 22 Juni 2022.

Dari sekian banyak jamaah haji yang gagal berangkat, tiga orang keberangkatan anak dengan orang tua menjadi sorotan.

Baca Juga: Sebanyak 44 Warga Kota Cirebon Dilatih Penanganan Tanggap Bencana

"Jadi, 3 orang ini suami istri beserta seorang ibu yang usianya diatas 65 tahun, ketiganya sepakat untuk diundur keberangkatannya dari semula 2022 ke 2023," ungkapnya.

Di tempat berbeda, calon jamaah haji Suhada (49) dan istrinya yang diketahui batal berangkat tahun ini menceritakan jika ibunya tidak diizinkan berangkat tahun 2022.

"Kami mendaftar sejak tahun 2012 dan mendapat porsi haji 2020, namun saat itu pandemi. Saya dan istri mendapat kabar berangkat tahun ini tapi tidak bisa berangkat bersama ibu karena terbentur usia yang sudah menginjak 69 tahun," beber Suhada.

Tidak ingin orang tuanya berangkat sendiri, Suhada dan istri sepakat untuk menunda keberangkatan haji hingga tahun berikutnya.

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPRD Kota Cirebon Usulkan 4 Raperda Baru

Selasa, 28 Juni 2022 | 09:27 WIB