Nelayan Desa Bungko Lor Keluhkan Ketersediaan Solar di SPDN

- Minggu, 18 September 2022 | 18:20 WIB
Anggota DPR RI Komisi VI, Ir. HE Herman Khaeron mendengar aspirasi masyarakat Desa Bungko, Kapetakan, Kabupaten Cirebon. (Ayocirebon.com / Ayu Lestari)
Anggota DPR RI Komisi VI, Ir. HE Herman Khaeron mendengar aspirasi masyarakat Desa Bungko, Kapetakan, Kabupaten Cirebon. (Ayocirebon.com / Ayu Lestari)

KAPETAKAN, AYOCIREBON.COM — Nelayan di Desa Bungko, Kapetakan, Kabupaten Cirebon keluhkan ketersediaan solar yang tidak mencukupi.

Salah satu nelayan di Desa Bungko, Samian, mengaku solar yang tersedia, tidak sebanding dengan yang dibutuhkan nelayan untuk melaut.

"Kami nelayan harus beli solar ke Pecilon, baru bisa melaut," katanya, Minggu 18 September 2022.

Baca Juga: Harga BBM Menajam, Serikat Nelayan Indonesia Ajukan 3 Tuntutan Ini

Sementara Stasiun Pengisian Solar Packed Dealer Nelayan atau SPDN yang tersedia di Desa Bungko Lor, Kapetakan, kabupaten Cirebon.

"Karena ketersediaan di SPDN tidak mencukupi, tidak bisa memenuhi kebutuhan kami," ujarnya.

Samian dan para nelayan Desa Bungko, membutuhkan lebih dari 10 liter untuk sekali melaut.

"Jumlah kami banyak, tapi di SPDN hanya menyediakan 1000 liter perhari," bebernya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VI, Ir. HE Herman Khaeron menanggapi hal tersebut, berencana menambah SPDN di Desa Bungko, Kapetakan, Kabupaten Cirebon.

Halaman:

Editor: Hengky Sulaksono

Tags

Artikel Terkait

Terkini