Kronologi Lengkap Kasus Polisi Diduga Perkosa Anak Tiri di Cirebon, Sudah 19 Hari Ditahan

- Senin, 26 September 2022 | 21:24 WIB
Kronologi Lengkap Kasus Polisi Diduga Perkosa Anak Tiri di Cirebon, Sudah 19 Hari Ditahan
Kronologi Lengkap Kasus Polisi Diduga Perkosa Anak Tiri di Cirebon, Sudah 19 Hari Ditahan


SUMBER, AYOCIREBON.COM — Salah seorang anggota Polres Cirebon Kota diduga perkosa anak tiri atau sambungnya.

Dugaan perkosaan mencuat setelah laporan yang dilayangkan oleh ibu korban pada 25 Agustus 2022 kepada Polresta Cirebon yang kemudian didalami aparat.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan pihaknya telah memproses kasus tersebut sesuai dengan kaidah atau norma yang berlaku.

Baca Juga: Direktur Sosial dan Budaya Sahabat Polisi Tuntut Najwa Shihab Agar Minta Maaf, Susi Pudjiastuti Pasang Badan

"Polresta Cirebon tidak tebang pilih atas penanganan perkara ini, mulai dari laporan, langkah penanganan, sampai dengan fakta hukum yang kita dapatkan sampai hari ini, sebagai komitmen kami penanganan kasus ini," katanya, Senin 26 September 2022. 

Setelah menerima laporan, pada 5 September 2022, Unit PPA Polresta Cirebon mulai melakukan penyelidikan. 

"Oleh penyidik telah meminta hasil visum, setelah hasil visum keluar, pada 6 September dilakukan penangkapan kepada pelaku yang merupakan oknum polisi," ujarnya.

Baca Juga: Bjorka Tantang Polisi usai Menangkap MAH Pemuda Madiun

Sehari setelah ditangkap, pada 7 September 2022 pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan di Mapolresta Cirebon.

"Sampai dengan hari ini, artinya sudah 19 hari kami melakukan penahanan," ungkapnya. 

Terkait penggunaan pasal, pihaknya juga menjatuhi hukuman berlapis yang mengharuskan pelaku menjalani masa tahanan maksimal hingga 20 tahun penjara.

Baca Juga: Belum Terima Laporan, Polisi Ogah Usut Kasus Kebocoran Data Hacker Bjorka

"Penerapan pasal juga, kita gunakan pasal berlapis ancamanannya cukup berat 15 sampai 20 tahun penjara sesuai dengan UU PKDRT maupun UU tindak pidana kekerasan seksual," bebernya. 

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif, juga memberikan ruang terbuka untuk masyarakat untuk ikut mengawasi kasus tersebut. 

"Terkait dengan transparansi kami membuka ruang bagi temen-temen media maupun khalayak yang ada untuk sama - sama melihat proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik," jelasnya.

Baca Juga: Hacker Bjorka Orang Cirebon? Sepak Terjang Said Fikriansyah yang Bobol Data KPU

Bahkan pihaknya akan memberikan sanksi tegas, bagi penyidik yang kedapatan melakukan pelanggaran yang disengaja. 

"Apabila terjadi pelanggaran oleh penyidik, kami akan melakukan tindakan. Biarkan proses penyidikan berjalan dengan norma yang diharapkan termasuk juga memberikan rasa keadilan," tuturnya.

Editor: Hengky Sulaksono

Tags

Artikel Terkait

Terkini