Upacara Panjang Jimat, Tradisi Maulid Nabi di Keraton Kasepuhan Cirebon

- Rabu, 28 September 2022 | 13:56 WIB
Upacara Panjang Jimat, Tradisi Maulid Nabi di Keraton Kasepuhan Cirebon (Freepik)
Upacara Panjang Jimat, Tradisi Maulid Nabi di Keraton Kasepuhan Cirebon (Freepik)

AYOCIREBON.COM -- Maulid Nabi atau yang kerapa disebut sebagai Muludan adalah salah satu trandisi umat Islam di Indonesia untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi umumnya berlangsung setiap tahun pada 12 Rabiul Awwal, bertepatan dengan hari lahir Nabi Muhammad SAW.

Tradisi Maulid Nabi telah ada sejak zaman Wali Songo, salah satunya yang dipengaruhi oleh ajaran Sunan Gunung Jati di wilayah Cirebon.

Sebagaimana diketahui, Sunan Gunung Jati yang memiliki nama asli Syarif Hidayatullah adalah seorang raja Cirebon sekaligus seorang wali penyebar agama Islam di Pulau Jawa.

Baca Juga: Tujuan Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awwal Menurut Hadist

Sunan Gunung Jati menjadikan keraton di Cirebon sebagai pusat pendidikan dan syiar penyemaran agama Islam.

Hal ini menjadikan adat istiadat dan tradisi yang ada pada masyarakat ikut dipengaruhi oleh budaya Islam yang dibawa oleh Sunan Gunung Jadi.

Dengan demikian, terjadilan akulturasi antara kebudayaan keraton dan budaya Islam yang disebarkan oleh Sunan Gunung Jati.

Terdapat tradisi unik untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW di Kota Cirebon, tepatnya di Keraton Kasepuhan yang telah ada sejak lama.

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Tags

Artikel Terkait

Terkini