Keraton Kanoman Masih Pertahankan Tradisi Gong Sekati Medal dalam Perayaan Maulid Nabi, Ini Maknanya

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 08:33 WIB
Abdi dalem meletakan Gong Sekati sebelum dicuci, di Halaman Langgar Alit, Keraton Kanoman. (Ayocirebon.com / Ayu Lestari)
Abdi dalem meletakan Gong Sekati sebelum dicuci, di Halaman Langgar Alit, Keraton Kanoman. (Ayocirebon.com / Ayu Lestari)

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM — Berbagai rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi silih berganti di tiga keraton di Cirebon, salah satunya Keraton Kanoman.

Meski sempat terhalang pandemi, tradisi Gong Sekati Medal atau Gong Sekati Dikeluarkan, yang dilakukan pada 4 Oktober 2022 lalu masih mengundang simpati masyarakat.

Juru Bicara Keraton Kanoman Cirebon, Ratu Raja Arimbi Nurtina, menjelaskan Gong Sekati Medal merupakan tradisi mencuci gong sekati yang akan dibunyikan setiap perayaan maulid Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: Polres Cirebon Kota Ungkap Kasus Perdagangan Manusia di Cirebon

"Sebelum dipakai untuk dibunyikan, gong sekati lebih dulu dicuci dengan air dari sumur di Langgar Alit, Keraton Kanoman," katanya, Kamis 6 Oktober 2022.

Saat tradisi ini berlangsung, masyarakat sangat antusias menyaksikan maupun sengaja datang untuk mengambil air sisa cucian gong sekati.

"Banyak masyarakat yang masih mempercayai dengan menganbil air dari sisa cucian gong sekati bisa membawa berkah," ujarnya.

Gong Sekati yang dimiliki Keraton Kanoman usianya sudah ratusan tahun yang digunakan sejak peninggalan Wali Songo.

Baca Juga: 27 Link Download Poster Maulid Nabi 2022 Gratis Desain Ilustrasi Unik Cocok Dikirim ke Saudara

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Tags

Artikel Terkait

Terkini