Sejumlah Apotek di Cirebon Masih Jual Obat Sirup yang Dilarang BPOM

- Sabtu, 29 Oktober 2022 | 21:41 WIB
Ilustrasi | BPOM menegaskan 19 produk sirup yang ditarik peredarannya di Amerika Serikat karena mengandung bahan berbahaya Benzen tidak beredar secara resmi di Indonesia. (Davids Widjaja/Pixabay.com/CoverBothSide.com)
Ilustrasi | BPOM menegaskan 19 produk sirup yang ditarik peredarannya di Amerika Serikat karena mengandung bahan berbahaya Benzen tidak beredar secara resmi di Indonesia. (Davids Widjaja/Pixabay.com/CoverBothSide.com)
 
 
 
KEJAKSAN,AYOCIREBON.COM — Polres Cirebon Kota masif awasi kesediaan obat dalam bentuk cair/sirup di toko obat maupun apotek yang ada di wilayah kerja Polres Cirebon Kota. 
 
Kapolres Cirebon Kota AKBP M Fahri Siregar menyebut, pengawasan yang dilakukan anggotanya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. 
 
"Dari beberapa apotik yang kami singgahi ternyata masih ada yang menjual obatan sirup yang belum diketahui hasil test labnya," katanya, Sabtu 29 Oktober 2022. 
 
Bahkan, dia juga menjumpai apotek yang masih menjual obatan cair/ sirup yang telah dilarang oleh BPOM
 
 
"Ada dua apotek yang kedapatan masih menjual dan beberapa apotek lainnya sudah paham untuk sementara tidak menjual obatan sirup yang belum ada hasil labnya," ujarnya. 
 
Obatan cair yang ditemukan, oleh pihaknya tidak dilakukan penyitaan hanya saja pemilik apotek dihimbau untuk sementara tidak memajang barang tersebut. 
 
"Tidak ada yang disita, kami hanya menghimbau agar pihak apotek kooperatif untuk tidak menjual obat sirup yang dilarang dan menunggu hasil kajian, semantara tidak menjual obat-obatan dalam bentuk cair," jelasnya. 
 
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Siti Maria menambahkan, terkait hasil kajian test lab dari ratusan obat cair / sirup secara berkala diinformasikan melalui grup whatsapp. 
 
"Karena tidak semua apotek teredukasi terkait hal ini, kami akan melakukan pembinaan untuk apoteker, kami juga selalu berkoordinasi melalui grup terkait hasil test lab obat-obatan cair," tuturnya. ***
 
 

Editor: Asep Dadan Muhanda

Tags

Artikel Terkait

Terkini