Kenaikan UMK Kota Cirebon 2023 Sebesar 6,21 Persen Dinilai Kurang, Ini Penjalasan Ketua DPC SPSI Kota Cirebon

- Selasa, 6 Desember 2022 | 11:19 WIB
Ilustrasi uang UMK Kota Cirebon 2023 (Pexels/Ahsanjaya)
Ilustrasi uang UMK Kota Cirebon 2023 (Pexels/Ahsanjaya)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM — Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Cirebon, M Fahrozi, buka suara soal kenaikan UMK Kota Cirebon tahun 2023 sebesar 6,57 persen.

Meski besarannya diatas inflasi 6,21 persen, menurutnya kenaikan UMK Kota Cirebon 2023 belum cukup untuk memenuhi kebutuhan buruh.

"Sebetulnya dengan besaran segitu tidak cukup, jika kita memakai formula kebutuhan hidup layak, kita survey harga-harga di pasar itu pasti kenaikan diatas 10 persen," katanya Selasa, 6 Desember 2022.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Kota Cirebon Temukan 1772 Kasus TBC hingga Oktober 2022

Berdasarkan pantauannya, kenaikan UMK Kota Cirebon 2023 idealnya mencapai angka di atas 10 persen atau sekitar Rp3 juta.

"Kenaikan harga sejumlah kebutuhan ini sudah diangka Rp3 juta, kalau hitungan saya berdasarkan KHL," ujarnya.

Angka tersebut, mendasari harga 60 kebutuhan pokok yang telah disurvei secara seksama dan menghitungnya menggunakan formula kebutuhan hidup layak.

"Kesalahan kita dimulai tahun 2015, pemerintah mengeluarkan PP 85 tahun 2015 tentang mekanisme atau kenaikan upah minimum kota, mengatur tentang bahwa upah diatur berdasarkan inflasi dan produk domestik bruto berlaku 5 tahun," jelasnya.

Baca Juga: UMK Indramayu 2023 Naik 6,29 Persen, Nominalnya Lebih Tinggi dari UMK Kota Cirebon, Jadi Segini Gaji Buruh

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catat! Rute Iring-iringan Cap Go Meh di Kota Cirebon

Jumat, 3 Februari 2023 | 05:05 WIB