Disnaker Kabupaten Cirebon Pulangkan 7 Korban CPMI Ilegal Tujuan Saudi Arabia

- Sabtu, 4 Februari 2023 | 11:02 WIB
Disnaker Kabupaten Cirebon memulangkan 7 CPMI Ilegal ke pihak keluarga di Kantor Disnaker Kabupaten Cirebon. (Dok Disnaker Kabupaten Cirebon)
Disnaker Kabupaten Cirebon memulangkan 7 CPMI Ilegal ke pihak keluarga di Kantor Disnaker Kabupaten Cirebon. (Dok Disnaker Kabupaten Cirebon)

KEJAKSAN,AYOCIREBON.COM — Sebanyak 7 calon pekerja migran indonesia (CPMI) ilegal warga Kabupaten Cirebon, sudah dipulangkan ke pihak keluarga masing-masing oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon

Hal tersebut disampaikan Sub Koordinator Penempatan Tenaga Kerja dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri Daniel, saat dihubungi melalui pesan singkat.

Pihaknya membenarkan bahwa dari 101 CPMI ilegal, sebanyak 7 orang merupakan warga Kabupaten Cirebon.

Baca Juga: Retribusi Tidak Optimal, Komisi II DPRD Kota Cirebon Soroti Aktivitas Bongkar Ikan di PPN Kejawanan

"Iya, hari kamis serah terima CPMI di Rest Area KM 208 Kanci, sebelumnya direncanakan penjemputan dilakukan di Cimahi, namun melihat kondisi CPMi yang sudah lelah dan terlalu jauh, jadi ketemu di Rest Area Palikanci arah Jakarta," katanya, Sabtu 04 Februari 2023.

Selang beberapa jam setelah penjemputan di Rest Area Palikanci, Kabupaten Cirebon, ke 7 CPMI dibawa ke Kantor Disnaker Kabupaten Cirebon untuk kemudian dijemput keluarga masing-masing.

"Sudah dilakukan serah terima 7 CPMI Ilegal ke keluarganya dan disaksikan oleh pihak desa," ujarnya.

Dari surat pemberitahuan Dinas Tegaa Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, menjelaskan bahwa ratusan CPMI Ilegal hendak menuju penerbangan ke Saudi Arabia dari Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga: Disnaker Kabupaten Cirebon Akan Tinjau Sejumlah Pabrik Soal Penerapan UMK 2023

Penggagalan tersebut dilakukan pada tanggal 28-29 Januari 2023, oleh Tim dari Kementerian Ketenaga kerjaan RI atau Ditjen Binwasnaker bersama dengan satuan tugas pencegahan PMI non prosedural Jawa Timur.

Diketahui, ratusan CPMI ilegal diberangkatkan dari Bandara Juanda menggunakan pesawat Air Asia tujuan Singapura dan Malaysia dan selanjutnya diteruskan ke Saudi Arabia.

Setelah dilakukan proses pendataan, guna menindak lanjuti hasil cegah tangkal tersebut, kurang dari sepekan para korban dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

Baca Juga: UMK KBB 2023 Direkomendasikan Naik 27 Persen, Disnaker: Sesuai Permenaker Kenaikan Upah 7,16 Persen

Kini proses hukum terkait penempatan PMI secara non prosedural telah dilimpahkan kepada Kepolisian Daerah Jawa Timur dari Disnkaertrans Provinsi Jawa Timur.

Halaman:

Editor: Mutiara Rizka Maulina

Tags

Artikel Terkait

Terkini