Kejari Indramayu Cium Dugaan Korupsi Mamin Santri Tahfidz Indramayu

- Senin, 8 Agustus 2022 | 12:57 WIB
Ilustrasi Tahfidz Al Quran. (Pixabay/mufidpwt)
Ilustrasi Tahfidz Al Quran. (Pixabay/mufidpwt)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM- Kejaksaan Negeri Kabupaten Indramayu (Kejari Kabupaten Indramayu) tengah mencari tahu nilai kerugian Negara yang ditimbulkan dalam dugaan tindak pidana korupsi belanja makan minum (mamin) harian santri Tahfidz Kabupaten Indramayu.

Selain nilai kerugian Negara, Kejari Indramayu pula masih mencari tersangka dalam dugaan korupsi mamin santri Tahfidz Indramayu ini.

Dugaan korupsi mamin santri Tahfidz Indramayu tersebut dinilai melukai masyarakat.

Dalam dugaan korupsi mamin santri Tahfidz Indramayu, Kejari mengindikasikan nilainya tidaklah sedikit.

Melansir Republika, Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu tengah menangani dugaan tindak pidana korupsi belanja makan minum (mamin) harian santri Tahfizh Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2020. Penanganan kasus yang semula masih dalam tahap penyelidikan, kini resmi ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Indramayu, Gunawan menjelaskan, pada 2020 Pemkab Indramayu melalui Sekretariat Daerah telah menganggarkan dana untuk kegiatan belanja mamin harian santri tahfizh, muhafizh, dan admin takhasus di Rumah Tahfizh. Adapun dananya sebesar Rp1,449 miliar.

"Rumah Tahfizh itu merupakan implementasi Kabupaten Indramayu dalam mewujudkan visi misi Rumah Tahfizh Alquran dan menciptakan generasi penghafal Alquran 30 juz," kata Gunawan, Jumat, 5 Agustus 2022.

Pelaksanaan kegiatan Rumah Tahfidz itu ditetapkan dalam Peraturan Bupati Indramayu Nomor 31 Tahun 2019 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Rumah Tahfizh Al Quran.

Namun mirisnya, dari total anggaran yang digelontorkan oleh Pemkab Indramayu tersebut, diduga telah disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dengan melawan hukum atau menyalahgunakan kewenangan kesempatan atau sarana. "Sehingga kuat dugaan telah menimbulkan kerugian keuangan negara yang tidak sedikit," cetus Gunawan.

Halaman:

Editor: Erika Lia

Tags

Artikel Terkait

Terkini