Diduga Menyetrum dan Aniaya 3 Anak, Polres Majalengka Cokok 10 Anggota Kelompok Bermotor

- Kamis, 1 September 2022 | 19:08 WIB
Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi (berdiri depan, kiri) menunjukkan sejumlah barang bukti yang diamankan dari tersangka penganiaya anak yang merupakan anggota kelompok bermotor. (Dok. Humas Polres Majalengka)
Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi (berdiri depan, kiri) menunjukkan sejumlah barang bukti yang diamankan dari tersangka penganiaya anak yang merupakan anggota kelompok bermotor. (Dok. Humas Polres Majalengka)

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM- Sepuluh orang anggota kelompok bermotor diamankan Polres Majalengka setelah diduga menyetrum dan menganiaya tiga anak.

Ketiga anak dianiaya anggota kelompok bermotor di tepi jalan depan Kantor DPRD Kabupaten Majalengka, Jalan K.H. Abdul Halim Nomor 247, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Aksi penganiayaan itu sempat viral di media sosial.

"Bahkan, suasana penangkapan yang dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka, Polda Jawa Barat, berlangsung dramatis," ungkap Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi saat menggambarkan suasana penangkapan kesepuluh tersangka penganiaya anak, Kamis, 1 September 2022.

Didampingi Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Febry H Samosir, Kapolres Majalengka menjelaskan, kesepuluh anggota kelompok bermotor itu diduga mengeroyok, menyergap hingga memukuli para korbannya.

Baca Juga: Komnas HAM Bongkar Motif Pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo

Sebelum penganiayaan, jelasnya, ketiga korban tengah berlari menghindari perkelahian.

"Korban lari ke lapangan Alun alun Majalengka," ujarnya.

Namun, di lokasi itu mereka justru ditangkap anggota kelompok bermotor dan sempat disetrum menggunakan alat kejut elektrik sehingga menyebabkan korban sempoyongan.

Halaman:

Editor: Erika Lia

Tags

Artikel Terkait

Terkini