Tradisi Pemberian Angpao Diubah pada Imlek 2021 di Cirebon Karena Pandemi

- Rabu, 10 Februari 2021 | 18:00 WIB
Vihara Pemancar Keselamatan (Boen San Tong) di Kota Cirebon bersiap diri menyambut Imlek 2021. (Ayocirebon.com/Erika Lia)
Vihara Pemancar Keselamatan (Boen San Tong) di Kota Cirebon bersiap diri menyambut Imlek 2021. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

PEKALIPAN, AYOCIREBON.COM -- Tradisi pemberian angpao melalui interaksi fisik langsung pada Imlek 2021 ditiadakan akibat pandemi Covid-19 belum usai. Jumlah jemaat yang sembahyang di tempat ibadah pun dibatasi.

Sekretaris Vihara Pemancar Keselamatan (Boen San Tong) di Kelurahan/Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Samsul Liem mengungkapkan, Imlek 2021 berbeda dengan Imlek 2020. Sekitar 1 bulan pasca-sambutan Tahun Tikus pada 25 Januari 2020, pandemi Covid-19 datang dan masih menetap hingga jelang datangnya Tahun Kerbau pada 12 Maret 2021.

Kondisi itu, imbuhnya, membuat sejumlah kebiasaan yang kerap dilangsungkan saat Imlek ditiadakan atau dibatasi. Salah satu yang ditiadakan berupa pemberian angpao melalui interaksi fisik langsung dengan penerimanya.

AYO BACA : 50 Kartu Ucapan Imlek 2021 yang Inspiratif

"Tradisi angpao pada Tahun Kerbau nanti diharapkan dilakukan tanpa interaksi langsung, salah satunya dengan transfer antar bank," katanya kepada Ayocirebon.com, Rabu (10/2/2021).

Tak hanya angpao, ucapan Gong Xi Fat Chai pun diharapkan tak melalui interaksi fisik langsung. Dia mengimbau warga Tionghoa Cirebon bersilaturahmi secara virtual antar sesama keluarga maupun teman, salah satunya memanfaatkan video call pada telepon seluler.

Di Vihara Pemancar Keselamatan sendiri, rencananya sembahyang menyambut tahun baru dilakukan terbatas. Pihaknya membatasi 50% jemaat untuk bersembahyang secara bergantian dan setelahnya diimbau langsung pulang ke rumah masing-masing.

AYO BACA : Tradisi Sembahyang Jelang Imlek Memudar

"Akibat pandemi, aktivitas di vihara hanya untuk sembahyang saja, tidak untuk silaturahmi. Pengunjung dibatasi 50% dan sembahyang secara bergantian agar tak ada kerumunan di dalam vihara," tuturnya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini