Apa Itu Polkadot? Alternatif Investasi Baru, Berikut Penjelasannya

- Rabu, 25 Mei 2022 | 13:25 WIB
Ilustrasi investasi (Portal Yogya/Chellsa Sevia C.)
Ilustrasi investasi (Portal Yogya/Chellsa Sevia C.)

AYOCIREBON.COM- Jika berbicara mengenai aset investasi, saat ini jumlahnya semakin banyak dengan pilihan yang beragam. Polkadot adalah salah satu jenis yang saat ini mulai muncul dan digunakan berbagai kalangan. Lalu, apa itu Polkadot dan apa kelebihan penggunaannya?

Pasti pertanyaan ini akan muncul bagi pengguna yang belum secara menyeluruh memahami aset yang satu ini. Oleh sebab itu, pada topik kali ini akan diuraikan dua hal tersebut secara menyeluruh. Untuk lebih detailnya, simak penjabaran berikut ini:

Baca Juga: Investasi Digital Kian Marak, BNI Target Kaum Millennial

Apa Itu Polkadot?

Secara khusus, Polkadot adalah suatu sistem jaringan yang dibuat untuk menghubungkan blockchain satu dengan yang lainnya. Sebutan yang paling sering dipakai adalah multi-rantai. Jadi dengan jaringan ini, asetnya bisa beroperasi secara bersama-sama.

Sejarah pembentukan jaringan ini dimulai pada tahun 2017. Kemudian, konsep awal dikeluarkan pada pertengahan 2018. Akhirnya, Polkadot pertama diluncurkan pada tahun yang sama dan terus berkembang untuk dimanfaatkan sampai saat ini.

Komponen pembentuk Polkadot sendiri tergolong sangat banyak dan rinci. Mulai dari parachains, relay chain, bridges, sampai parathreads. Semua komponen ini tentunya memiliki fungsi tersendiri dan memiliki karakteristik yang terkonsep berbeda.

Tidak hanya itu saja, dalam penerapannya juga ada nominator, validator, fishermen, dan collator. Semua aspek ini tidak lepas dari tanggung jawab dan fungsi penting dalam penggunaan Polkadot. Oleh sebab itu, setiap aspeknya tetap harus ada dan lengkap.

Kelebihan Penggunaan Polkadot

Penggunaan aset ini tentunya berbeda dengan aset lainnya. Tidak hanya itu saja, kelebihannya juga tidak sama. Oleh sebab itu, kelebihan aset ini tentunya harus dipahami secara menyeluruh dan mendalam. Untuk lebih detailnya, simak ulasannya berikut ini:

1. Bisa Upgrade Tanpa Fork

Kelebihan utama yang tentunya akan dirasakan pengguna secara menyeluruh adalah bisa melakukan upgrade tanpa fork. Jika dilakukan upgrade tanpa fork, maka waktu yang dibutuhkan akan jauh lebih cepat. Konsep ini tentunya akan memudahkan penggunaannya.

Halaman:

Editor: Asep Dadan Muhanda

Tags

Artikel Terkait

Terkini