Sinergi KUB untuk Pengembangan Bisnis BPD dan Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi

- Senin, 15 Agustus 2022 | 11:30 WIB
bank bjb terbuka bekerjasama dengan BPD di Indonesia untuk bersinergi demi memajukan ekonomi bangsa. (Dok. bank bjb)
bank bjb terbuka bekerjasama dengan BPD di Indonesia untuk bersinergi demi memajukan ekonomi bangsa. (Dok. bank bjb)

BOGOR, AYOCIREBON.COM- Dalam rangka memperkuat stabilitas sistem perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menelurkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum dan POJK 12 Tahun 2021 tentang Bank Umum, yang menjadi trigger positif bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk bersinergi, terutama mengenai peningkatan layanan kepada masyarakat, transformasi digitalisasi, maupun kerja sama lain yang dapat meningkatkan efisiensi operasional perbankan.

POJK tersebut juga mendorong penguatan permodalan BPD sehingga BPD dapat meningkatkan perannya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, serta mampu mengantisipasi tren terkini industri perbankan, di mana salah satu skema penguatan permodalan yang mengemuka adalah melalui Kelompok Usaha Bank (KUB).

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi menyampaikan, sejak 2021 bank bjb melakukan komunikasi dengan sejumlah BPD untuk melakukan sinergi bisnis dalam kerangka KUB.

Pertemuan pun bahkan telah dilakukan dengan beberapa gubernur selaku Pemegang Saham Pengendali dari BPD bersangkutan, yang ditanggapi positif sebagai sebuah kesamaan visi untuk memajukan ekonomi bangsa.

Terkini, bank bjb telah bersepakat menjalin KUB dengan Bank Bengkulu melalui penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyertaan modal dalam rangka pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB), yang merupakan tindak lanjut dari keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Bengkulu pada 27 Juli 2022, dengan persetujuan rencana Bank Bengkulu menjadi anggota KUB bank bjb.

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi saat acara Forum Redaktur di Bogor, Jumat, 12 Agustus 2022. (Dok. bank bjb)

Dalam hal ini, bank bjb akan melakukan setoran modal secara bertahap sebanyak - banyaknya Rp250 miliar.

Saat ini, bank bjb telah melakukan penempatan dana kepada Bank Bengkulu sebesar Rp100 miliar, yang saat ini dalam proses persetujuan pengefektifan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selanjutnya, akan dilakukan proses sebagaimana dipersyaratkan dalam rangka pembentukan KUB bank bjb dengan Bank Bengkulu, bersamaan pelaksanaan setoran modal tahap berikutnya yang direncanakan pada 2023.

Halaman:

Editor: Erika Lia

Tags

Artikel Terkait

Terkini