Hasil Studi: Racun Lebah Hancurkan Sel Kanker Payudara dalam 1 Jam!

- Rabu, 22 Juni 2022 | 12:14 WIB
Hasil Studi: Racun Lebah Hancurkan Sel Kanker Payudara dalam 1 Jam! (Unsplash)
Hasil Studi: Racun Lebah Hancurkan Sel Kanker Payudara dalam 1 Jam! (Unsplash)

AYOCIREBON.COM - Belum lama ini muncul hasil studi yang mengungkapkan racun lebah bisa hancurkan sel kanker payudara dalam 1 jam!

Disitat dari Republika, kanker payudara menempati urutan pertama terkait jumlah kanker terbanyak di Indonesia serta menjadi salah satu penyumbang kematian pertama akibat kanker. Menurut Globocan 2020, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6 persen) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia.

Baca Juga: Indonesia Termasuk Negara dengan Penderita Kanker Terbanyak di Dunia


Saat ini, laporan terkait senyawa dalam racun lebah atau disebut melittin yang bisa menghancurkan sel kanker payudara boleh menjadi kabar baik. Diketahui senyawa itu bisa menghancurkan sel kanker hanya dalam waktu satu jam, menurut penelitian baru.

Komunitas kanker telah menunjukkan studi baru yang menemukan, racun lebah dapat membunuh sel kanker. Para ilmuwan di Harry Perkins Institute of Medical Research di Australia Barat, menguji racun dari lebih dari 300 lebah madu dan lebah terhadap dua jenis kanker payudara yang agresif dan sulit diobati.

Peneliti menemukan, senyawa dalam racun yang disebut melittin dapat menghancurkan sel kanker payudara dalam waktu satu jam, tanpa menyebabkan kerusakan pada sel lain. Mereka juga menemukan bahwa ketika digunakan bersama dengan obat kemoterapi, melittin membantu membentuk pori-pori di membran sel kanker yang berpotensi memungkinkan terapi untuk menembus sel dengan lebih baik.

Baca Juga: Viral Begal Payudara, Polisi Cokok Pengemudi Ojol

Sementara tes untuk penelitian ini hanya dilakukan di laboratorium, para peneliti percaya senyawa tersebut dapat direproduksi secara sintetis sebagai pengobatan untuk kanker payudara.

Peneliti Kanker Payudara di Moffitt Cancer Center, Dr Marilena Tauro, mengatakan, kendati penemuan ini mengesankan, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan sebelum bisa menjadi terapi yang layak. Kabar baiknya adalah penelitian ini menunjukkan bahwa melittin dapat mengganggu jalur sinyal pada sel kanker payudara yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan dan penyebaran penyakit.

Halaman:

Editor: Hengky Sulaksono

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini