Sejarah Penetapan Tahun Baru Islam yang Jatuh pada Bulan Muharram dalam Kalender Hijriyah

- Senin, 25 Juli 2022 | 11:07 WIB
Sejarah Penetapan Tahun Baru Islam yang Jatuh pada Bulan Muharram dalam Kalender Hijriyah (Freepik)
Sejarah Penetapan Tahun Baru Islam yang Jatuh pada Bulan Muharram dalam Kalender Hijriyah (Freepik)

AYOCIREBON.COM -- Umat muslim tidak lama lagi akan menyongsong Tahun Baru Islam yang jatuh pada 1 Muharram 1444 Hijriyah.

Sementara itu, Tahun Baru Islam atau yang dikenal juga sebagai Tahun Baru Hijriyah dalam kalender Masehi jatuh pada 30 Juli 2022.

Lantas, mengapa Tahun Baru Hijriyah ditetapkan pada 1 Muharram? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari lamanan NU Online

Sistem penanggalan yang Islam yakni dengan menggunakan kalender Hijriyah yang memiliki 12 bulan dan 354-355 hari dalam satu tahun.

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah Bahasa Jawa PDF Tentang Mari Kita Intropeksi Diri

Sistem penanggalan kalender Hijriyah mengacu pada peredaran bulan sehingga dalam setahun harinya lebih sedikit 11 hari dari pada Masehi yang menggunakan peredaran matahari.

Kalender Hijriyah ditetapkan oleh Amirul Mukminin Umar bin Khattab yang menjadikan hijrah Nabi Muhammad SAW ke Kota Madinah sebagai permulaan dari kalender Islam.

Umar bin Khattab menilai, hijrah Nabi Muhammad adalah peristiwa besar dalam sejarah Islam karena pada saat hijrah lah dakwah Islam menjadi semakin kuat dan gemilang—tentunya dengan pertolongan Allah.

Merujuk buku Membaca Sirah Nabi Muhammad Saw dalam Sorotan Al-Qur’an dan Hadis-hadis Shahih (M Quraish Shihab, 2018) dijelaskan beberapa ahli menilai bahwa permulaan hijrah justru terjadi pada bulan Muharram. Hal ini didasarkan pada Baiat Aqabah kedua yang terjadi pada bulan Dzul Hijjah. ​​​​​​

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Sumber: NU Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini