Tanda-tanda Gempa Megathrust 8,9 Magnitudo usai Gempa Cianjur, Garut, dan Tasik?

- Senin, 5 Desember 2022 | 16:01 WIB
Tanda-tanda Gempa Megathrust 8,9 Magnitudo usai Gempa Cianjur, Garut, dan Tasik? (Pixabay)
Tanda-tanda Gempa Megathrust 8,9 Magnitudo usai Gempa Cianjur, Garut, dan Tasik? (Pixabay)


AYOCIREBON.COM-- Deretan gempa berurutan mulai dari Cianjur, kemudian ke Garut dan Tasik dalam dua pekan terakhir, apakah merupakan tanda-tanda gempa besar atau Megathrust? berikut ulasannya

Sejak gempa dangkal berkekuatan 6,4 magnitudo yang melanda Cianjur pada tanggal 21 November 2022, telah terjadi beberapa kali gempa susulan, termasuk ke wilayah Garut dan Tasikmalaya.

Deretan gempa di Jawa Barat ini mengingatkan kembali akan potensi gempa besar yang dikenal dengan megathrust berkekuatan 8,9 magnitudo sampai 9,1 magnitudo di wilayah selatan Jawa Barat.

Bahkan, jika Megathrust terjadi, bisa menimbulkan tsunami setinggi 34 meter di Indonesia. Ini berarti prediksi ketinggian tsunami yang dibuat melebihi tsunami di Aceh tahun 2004 lalu.

Dilansir dari Metrotv melalui Suara.com, seorang penulis utama dari BMGK ungkap bahwa potensi ini berkaitan dengan tingkat kegempaan yang tinggi di wilayah Jawa Barat dan Sumatra.

Potensi ini merupakan akibat dari pertemuan lempeng Indo-Australia dan juga subduksi di bawah lempeng Sunda.

Penelitian bukan hasil yang main-main karena merupakan penelitian dari banyak pihak. Pasalnya, penelitian ini merupakan hasil dari perkumpulan sejumlah ahli kegempaan dalam negeri, yaitu Dwikorita Karnawati, Tatok Yatimantoro, dari BMKG, dari BRIN, dan juga dari Universitas of Cambrige.

Tim peneliti ini memanfaatkan katalog data seismik yang bersumber dari BMKG. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa akan ada celah seismik besar di selatan Jawa Barat dan Sumatera bagian Tenggara.

Celah seismik ini berpotensi menjadi gempa yang besar sekali, magnitudenya 8,9 potensi tsunaminya adalah 34 meter.

Halaman:

Editor: Asep Dadan Muhanda

Tags

Artikel Terkait

Terkini