RKUHP Disahkan, Seks di Luar Nikah Dapat Dipidana, Hotman Paris Minta Jokowi Batalkan KUHP: Merusak Pariwisata

- Kamis, 8 Desember 2022 | 16:26 WIB
Seks (Shutterstock)
Seks (Shutterstock)

AYOCIREBON.COM - Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) resmi disahkan menjadi KUHP.

KUHP disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI) pada Selasa (6/12/2022). 

Pengesahan ini lantas menjadi perhatian masyarakat. 

Hal itu karena karena ada beberapa pasal yang dianggap kontroversial. Dalam penyesunannya sendiri KUHP banyak ditolak masyarakat hingga demo besar-besaran. 

Belakangan pengesahan KUHP ini juga menjadi perhatian media asing, khususnya pada bagian pelarangan seks di luar nikah. Beberapa media internasional menanggapi jika turis yang datang dan satu kamar tanpa memiliki ikatan pernikahan dapat dipidana.

Menanggapi kontroversi tersebut, pengacara Kondang, Hotman Paris juga memberikan respons serupa. Dalam unggahannya di akun Instagram pribadinya, Hotman Paris mengatakan, disahkannya KUHP yang kontroversial ini, bahkan akan memiliki dampak yang besar bagi pariwisata.

Menurut Hotman Paris, peraturan terbaru ini akan memengaruhi iklim pariwisata. Nantinya, ini akan memengaruhi angka pariwisata di Indonesia. Hotman Paris juga menuliskan, ia meminta Presiden Joko Widodo alias Jokowi untuk bertindak dan membatalkan KUHP yang disahkan itu.

“Berita seperti ini dapat merusak iklim pariwisata di Indonesia! Mohon Presiden RI bertindak: batalkan KUHP yang baru,” tulis Hotman Paris dalam video reels yang diunggahnya, Rabu (7/12/2022), dilansir dari Suara.com.

Sementara itu, dalam video yang dibagikannya, terlihat seorang pria yang membuat konten mengenai peraturan KUHP. Dalam video tersebut, pria itu mengatakan para turis tidak bisa tinggal dalam satu kamar tanpa hubungan pernikahan jika berkunjung ke Bali atau wilayah lainnya jika datang ke Indonesia.

Halaman:

Editor: Rohmana Kurniandari

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini