Alasan Lilin dan Kembang Api Dinyalakan saat Malam Imlek

- Kamis, 13 Januari 2022 | 15:46 WIB
Ilustrasi lilin Imlek. (Pixabay/misbahhammoud)
Ilustrasi lilin Imlek. (Pixabay/misbahhammoud)

AYOCIREBON.COM- Tahun Baru Cina atau Imlek identik dengan kembang api dan petasan serta lilin berwarna merah.

Umumnya, kembang api, petasan, dan lilin dinyalakan menjelang pergantian Tahun Baru Cina atau saat malam Imlek.

Nyaris semua tempat ibadah agama Budha dan Konghucu menyalakan lilin menjelang Imlek.

Namun, lain halnya dengan kembang api dan petasan, sebab tak semua tempat menyalakannya.

Di Kota Cirebon, menyalakan kembang api dan petasan menjelang pergantian tahun baru kerap digelar di Klenteng Talang.

Atraksi kembang api warna warni dan petasan di Klenteng Talang seringkali mengundang antusiasme warga dari berbagai penjuru.

Sayang, Pandemi Covid 19 membuat kebiasaan itu tak lagi dilakukan.

Selain kembang api dan petasan, Klenteng Talang dan tempat ibadah lain juga menyalakan lilin beraneka ukuran.

"Lilin - lilin itu tidak pernah mati hingga Cap Go Meh atau hari ke - 15 setelah Imlek," kata pemerhati budaya Tionghoa di Cirebon, Jeremy Huang Wijaya kepada Ayo Cirebon.

Halaman:

Editor: Erika Lia

Tags

Artikel Terkait

Terkini