Sejarah Soto, Produk Akulturasi Budaya Indonesia dan Cina

- Senin, 9 Mei 2022 | 16:28 WIB
Ilustrasi sejarah soto, produk akulturasi budaya Indonesia dan Cina. (Unsplash/Hobi industri)
Ilustrasi sejarah soto, produk akulturasi budaya Indonesia dan Cina. (Unsplash/Hobi industri)

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM- Makanan soto yang diyakini sebagai salah satu produk akulturasi budaya Indonesia maupun Cina.

Varian soto yang muncul belakangan kemudian membuat sejumlah daerah di Indonesia memiliki kekhasan masing - masing.

Pemerhati budaya Tionghoa di Cirebon, Jeremy Huang Wijaya menyebutkan, akulturasi budaya Nusantara terjadi sejak kedatangan Fai Xian di Jawa pada Abad Ke - 3 Masehi.

"Hal itu berlanjut hingga kedatangan Laksamana Cheng Ho pada Abad Ke - 14 ketika rombongan Laksamana Cheng Ho membawa koki dan berbagai macam masakan," tuturnya kepada Ayo Cirebon, Senin, 9 Mei 2022.

Jeremy Huang menambahkan, dari mereka kemudian dikenallah nasi goreng yang dibuat para pedagang Cina dari nasi sisa bercampur bahan makanan lain.

Baca Juga: Lipkhas Kampung Pecinan Cirebon: Pendaratan Cheng Ho dan Warisan Masa Blackout Atas Kecarubanan

Selain nasi goreng, lahir pula makanan hasil akulturasi budaya Indonesia dan Cina, antara lain capcai, lumpia, bakpia, lontong cap go meh, Nasi Lengko, maupun soto.

Di Indonesia, soto kali pertama dikenal di pesisir pantai utara Jawa sekitar Abad Ke - 9 Masehi.

Ia merupakan masakan berkuah berisi potongan daging atau jeroan.

Halaman:

Editor: Erika Lia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lirik lagu Istimewa from Triad Karya Terbaik Ahmad Dhani

Selasa, 22 November 2022 | 14:43 WIB

Ki Joko Bodo Meninggal Dunia, Sang Anak Posting Foto ini

Selasa, 22 November 2022 | 12:56 WIB