Filosofi Bahagia dalam Islam Menurut Habib Jafar Husein, Gembira dan Bahagia Apakah Sama?

- Kamis, 8 September 2022 | 12:23 WIB
Filosofi Bahagia dalam Islam Menurut Habib Jafar Husein (Youtube/Jeda Nulis)
Filosofi Bahagia dalam Islam Menurut Habib Jafar Husein (Youtube/Jeda Nulis)

AYOCIREBON.COM -- Habib Jafar Husein menjelaskan filosofi bahagia dalam Islam pada salah satu unggahan di kanal Youtube miliknya.

Dalam unggahan tersebut, Habib Jafar Husein awalnya bercerita mengenai aktivitas yang telah dilakukannya pada pagi hari.

Namun, Habib Jafar Husein merasakan perasaan yang tidak bahagia pada hari ini. Ia juga membeberkan perasaan seperti itu kerap kali menghampirinya.

Lantas, Habib Jafar Husein menjelaskan mengenai kebahagiaan melalui tayangan Filosofi Bahagia pada kanal Youtube Jeda Nulis yang diunggah pada 21 Agustus 2022.

Baca Juga: Adab Makan dalam Islam Serta Kumpulan Doa Mau Makan yang Paling Sahih Selain Allahuma Baariklana

"Sebenarnya kebahagiaan itu adalah salah satu tujuan hidup utama setiap orang. Setiap orang pasti ingin bahagia," ucap habib yang memiliki nama lengkap Habib Husein Ja'far Al Hadar.

Menurutnya, mengetahui bahagia atau kebahagiaan tidak memerlukan teori, tetapi hal itu dapat diketahui dalam filsafat Islam yang dipengaruhi oleh filsafat Yunani seperti Ibnu Khaldun Al Farabi.

"Tujuan diantara yang paling penting dari hidup manusia itu untuk mendapatkan kebahagiaan, begitu juga dalam Alquran misalnya dalam surat An-Nahl ayat 97," tuturnya.

"Allah menyebut kehidupan dunia itu diantara tujuannya adalah kehidupan yang baik dan menurut Ibnu Abbas kehidupan yang baik itu adalah kehidupan yang penuh kebahagiaan," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Sumber: Jeda Nulis

Tags

Artikel Terkait

Terkini