Belarusia Siap Bombardir Ukraina, jadi Sekutu Rusia dalam Perang?

- Rabu, 23 Maret 2022 | 12:39 WIB
Belarusia bakal bersekutu dengan Kremlin? (Freepik/wirestock)
Belarusia bakal bersekutu dengan Kremlin? (Freepik/wirestock)

AYOCIREBON.COM - Belarusia dikabarkan bakal ikut serta dalam perang Rusia-Ukraina dan menjadi sekutu Kremlin. Presiden Belarusia Alexander Lukashenko yang berkuasa sejak 1994 disebut-sebut telah memainkan peran kunci dalam invasi Rusia ke Ukraina.

Dilansir dari The Guardian, Lukashenko telah mengizinkan konvoi dan pasukan Rusia untuk mendekati Kyiv dari wilayah Belarusia dan menyediakan infrastruktur militer, terutama pangkalan udara yang digunakan pesawat tempur Rusia untuk menyerang Ukraina.

Disebutkan bahwa Ukraina dibombardir oleh roket yang datang dari wilayah Belarusia.

Baca Juga: Perang Rusia Ukraina, Kiev Ogah Ngaku Kalah di Mariupol

Diktator Belarusia juga memberikan dukungan politik untuk agresi Rusia: Belarus memberikan suara menentang resolusi majelis umum PBB yang mengutuk invasi Rusia (bersama Rusia, Suriah, Korea Utara dan Eritrea), dan mesin propaganda negaranya mencerminkan Rusia dalam pembenarannya.

Seperti tetangga timurnya, Rusia, rezim Lukashenko menangkap dan menindas mereka yang berani memprotes perang.

Lukashenko terus menyangkal bahwa pasukan Belarusia tersedia untuk digunakan dalam invasi Rusia. Namun pernyataan ini dinilai dapat berubah bila Rusia membutuhkan lebih banyak dukungan untuk menduduki wilayah Ukraina atau merevitalisasi serangannya.

Baca Juga: Tiongkok Ogah Sebut Perang Rusia-Ukraina sebagai Invasi, Sentil NATO dan AS

Potensi penggunaan tentara Belarusia oleh Kremlin bergantung pada sejauh mana Lukashenko memiliki agensi yang cukup untuk membuat keputusan independen.

Partisipasi Belarusia menunjukkan bahwa kemerdekaan negara pecahan Soviet itu terbatas, karena Minsk akan membayar harga yang sangat mahal untuk keterlibatannya dalam perang.

Halaman:

Editor: Hengky Sulaksono

Sumber: The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sri Lanka Bangkrut, Babak Belur Dihajar Utang

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:35 WIB

Uganda Temukan 31 Juta Ton Emas!

Selasa, 14 Juni 2022 | 20:59 WIB