Qatar Haramkan Homoseksual di Piala Dunia 2022, Bagaimana Nasib Kaum LGBT yang Ingin Nonton?

- Jumat, 23 September 2022 | 17:37 WIB
Stadion Kualifikasi Piala Dunia 2022. (Pexels/Dom Le Roy)
Stadion Kualifikasi Piala Dunia 2022. (Pexels/Dom Le Roy)

AYOCIREBON.COM - Qatar konsisten menolak kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dan segala jenis kampanyenya dalam gelaran Piala Dunia 2022

Keamanan kelompok LGBT pun kemudian dipertanyakan. 

Karena hal itu, kelompok LGBT minta jaminan keamanan saat menonton Piala Dunia 2022 Qatar. Terutama para fans sepakbola Timnas Inggris. 

Permintaan itu datang dari pendiri Three Lions Pride, Joe White. Dia mengklaim akan banyak kaum LGBT nonton bola ke Qatar. Sementara dia takut karena Qatar salah satu negara yang mengharamkan homoseksual.

Sehingga dia meminta FA, FIFA dan Komite Tertinggi Qatar melindunginya.

-
Stadium 974 di Ras Abu Aboud, Doha, Qatar. [GABRIEL BOUYS / AFP]

“Kami menghargai kerja panjang yang telah dilakukan FA di belakang layar untuk terlibat dengan Komite Tertinggi, tetapi masih ada lebih banyak jaminan dan detail yang diperlukan bagi kami untuk mendukung penggemar yang hadir yang mungkin ingin menunjukkan solidaritas dengan komunitas LGBT+,” kata White dikutip Suara.com dari Guardian.

Sementara Aliansi LGB, Kate Barker mendukung hak-hak gay di Piala Dunia.

Dia merasa tidak aman jika ingin ke Qatar untuk nonton Piala Dunia 2022.

-
Stadion Al Thumama di Kota Doha, Qatar. [GABRIEL BOUYS / AFP]

“Fakta bahwa homoseksualitas adalah ilegal di Qatar berarti cukup genting dan berbahaya untuk menyatakan bahwa penggemar gay pasti akan aman tanpa jaminan tegas bahwa itulah masalahnya,” katanya.

Halaman:

Editor: Rohmana Kurniandari

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini