Rusia Diduga Sengaja Tunda Perjalanan 150 Kapal Gandum ke Ukraina

- Sabtu, 22 Oktober 2022 | 15:00 WIB
Ilustrasi Ukraina. (Pixabay/David_Peterson)
Ilustrasi Ukraina. (Pixabay/David_Peterson)

AYOCIREBON.COM– Pada 21 Oktober 2022 Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menuduh Rusia sengaja menunda perjalanan kapal yang membawa ekspor biji-bijian di bawah kesepakatan yang ditengahi PBB.

Dalam sebuah video pidato, Zelensky mengatakan, penundaan itu berarti ekspor gandum Ukraina kekurangan 3 juta ton yang cukup untuk memberi makan 10 juta orang.

Namun, pihak Rusia menunda pemuatan 150 kapal hasil ekspor dari Kyiv yang memiliki muatan hampir 11 juta ton biji-bijian dan makanan lainnya.

Penundaan itu terjadi sejak Juli ketika PBB menandatangani perjanjian dengan Rusia, Ukraina, dan Turki.

"Kesepakatan itu berakhir pada November, tapi pembicaraan tentang perpanjangannya tidak juga membuahkan hasil," kata Duta Besar Rusia untuk PBB di Jenewa pada Kamis.

Zelensky mengatakan, musuh melakukan segalanya untuk memperlambat ekspor makanan Ukraina.

"Hingga hari ini lebih dari 150 kapal pengiriman produk pertanian kita mengantri untuk dimuat," katanya.

Di sisi lain, kementerian luar negeri dan pertahanan Rusia tidak segera menanggapi masalah tersebut.

Sebelumnya, Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan, dia tidak melihat hambatan untuk memperpanjang kesepakatan itu.

Halaman:

Editor: Erika Lia

Sumber: Reuters, chanel news asia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir Bandang di Selandia Baru Telan Korban Jiwa

Minggu, 29 Januari 2023 | 16:30 WIB

Ana de Armas Cetak Rekor di Piala Oscar 2023

Kamis, 26 Januari 2023 | 13:34 WIB