Coca Cola hingga Nestle Diduga Jadi Penyumbang Limbah Plastik Terbesar di Dunia

- Rabu, 2 November 2022 | 20:20 WIB
Coca Cola hingga Nestle diduga penyumbang limbah plastik terbesar di dunia. (unsplash / Israel Albornoz dan Maximilian Bruck)
Coca Cola hingga Nestle diduga penyumbang limbah plastik terbesar di dunia. (unsplash / Israel Albornoz dan Maximilian Bruck)

AYOCIREBON.COM - Masyarakat Indonesia pasti mengenal merek terkenal seperti Pepsi, Coca Cola, atau pun Nestle.

Beberapa perusahaan konsumsi terbesar dunia ini termasuk Pepsi, Mars dan Nestle masih belum bisa mengurangi pemakaian kemasan plastik, menurut sebuah laporan baru yang diterbitkan pada hari Rabu (2/11/2022).

Studi oleh Yayasan Ellen MacArthur dan Program Lingkungan PBB juga mengungkapkan bahwa beberapa perusahaan - termasuk Coca-Cola dan Pepsi menggunakan lebih banyak plastik murni meskipun mereka awalnya berjanji untuk mengurangi penggunaannya.

Laporan itu muncul saat anggota PBB akan bertemu di Uruguay bulan ini untuk memulai negosiasi perjanjian plastik global pertama, yang bertujuan untuk mengekang melonjaknya polusi limbah yang mencekik kehidupan laut dan mencemari makanan.

Baca Juga: Migrasi TV Analog ke TV Digital, Ini Daftar Set Top Box Tersertifikasi Kominfo, Jangan Salah Pilih!

Beberapa anggota PBB mendorong untuk meningkatkan konten daur ulang dalam kemasan dan menggunakan lebih sedikit plastik murni yang berasal dari minyak bumi.

Hal ini sudah mengikat mereka secara hukum dan aturan yang akan memiliki implikasi keuangan untuk barang-barang konsumen dan industri petrokimia.

Namun hal ini belum ada tanggapan dari pihak Pepsi, Coca-Cola, Nestle, dan Mars.

Puluhan merek besar dalam beberapa tahun terakhir telah menetapkan target untuk meningkatkan daur ulang plastik dan mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai dalam kemitraan dengan Ellen MacArthur Foundation.

Halaman:

Editor: Rohmana Kurniandari

Sumber: Reuters

Tags

Terkini