Penyakit Campak Jadi Ancaman Global yang Mematikan, WHO dan CDC AS: Dampak Pandemi Covid-19

- Jumat, 25 November 2022 | 20:59 WIB
Ilustrasi penyakit campak yang diderita oleh seorang anak (Pixabay/geralt)
Ilustrasi penyakit campak yang diderita oleh seorang anak (Pixabay/geralt)

AYOCIREBON.COM – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan badan kesehatan publik Amerika Serikat mengungkap adanya ancaman campak yang akan menyebar di berbagai wilayah secara global, Rabu 23 November 2022.

Menurutnya, ancaman penyakit campak global ini merupakan salah satu dampak dari pandemi Covid-19 yang melanda akhir-akhir ini dan lemahnya pengawasan terhadap penyakit tersebut, dikutip dari Reuters, Jumat 25 November 2022.

Campak adalah salah satu virus manusia yang paling menular dan hampir seluruhnya dapat dicegah melalui vaksinasi. Namun, diperlukan cakupan vaksin 95% untuk mencegah wabah tersebut untuk tidar menyebar luas.

Baca Juga: Danau Terbesar di El Salvador Dipenuhi Sampah Sebabkan Ekosistem Perairan Sekitar Terganggu

Dalam laporan bersama, WHO dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengatakan hampir 40 juta anak melewatkan dosis vaksin campak pada tahun 2021 karena rintangan yang diciptakan oleh pandemi Covid-19.

"Ini akan menjadi 12-24 bulan yang sangat menantang untuk mencoba memitigasi ini," kata pemimpin campak WHO, Patrick O'Connor, kepada Reuters.

Kombinasi faktor seperti langkah-langkah jarak sosial yang berkepanjangan dan sifat siklus campak dapat menjelaskan mengapa belum ada ledakan kasus meskipun kesenjangan kekebalan melebar, tetapi itu dapat berubah dengan cepat.

O'Connor juga menunjukkan bahwa penyakit campak memiliki sifat yang sangat menular.

Baca Juga: Studi UNICEF: Pasien Kasus Kolera di Haiti 40 Persennya adalah Anak-anak

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir Bandang di Selandia Baru Telan Korban Jiwa

Minggu, 29 Januari 2023 | 16:30 WIB

Ana de Armas Cetak Rekor di Piala Oscar 2023

Kamis, 26 Januari 2023 | 13:34 WIB