Angka Kelahiran di Jepang Menurun Tajam: Perdana Menteri Jepang Ambil Tindakan

- Rabu, 25 Januari 2023 | 05:46 WIB
Angka Kelahiran di Jepang Menurun Tajam: Perdana Menteri Jepang Ambil Tindakan (unsplash/andykelly)
Angka Kelahiran di Jepang Menurun Tajam: Perdana Menteri Jepang Ambil Tindakan (unsplash/andykelly)

AYOCIREBON.COM -- Jepang mengalami penyusutan angka kelahiran yang tajam. Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida berupaya mengambil Langkah cepat untuk menanggulangi disfungsi pada negaranya.

“Bangsa kita berada pada titik puncak apakah dapat mempertahankan fungsi sosialnya” ujarnya pada pidato kebijakan dalam pembukaan sesi parlemen tahun ini pada Senin yang lalu, dikutip dari trtworld.

Dilansir theguardian, dalam pidatonya tersebut Jepang mengalami penurunan kelahiran sebanyak 800.000 pada tahun lalu, ini menjadikan Negara Matahari Terbit itu sebagai salah satu negara dengan penuaan tercepat.

Baca Juga: Square Kilometre Array, Proyek Menemukan Kehidupan di Luar Bumi Mulai Digarap

Kishida mengatakan akan menganggarkan lebih terhadap permasalahan mengenai anak ini. Pembentukan badan pemerintah baru akan dilaksanakan pada bulan April ini.

Pemerintah berencana memberikan tunjangan anak lebih banyak dan bagi orang tua yang memiliki anak akan mendapat akses lebih longgar dalam penitipan anak setelah sekolah.

Selain itu, orang tua mendapat jatah cuti lebih untuk mengurusi dan membesarkan anak. Masih menjadi pertanyaan, kenapa pemuda di Jepang enggan untuk berkeluarga.

Salah satu pemuda di Jepang bernama Nao Imai, mengatakan pada wawancara di The Guardian tidak akan memiliki bayi dalam hidupnya. Ia sebelumnya berencana menikah pada umur 25 tahun dan memiliki anak pada usia 27 tahun.

Baca Juga: Profil Lengkap Top 15 Finalis Indonesian Idol 2023 Lolos ke Babak Spektakuler

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir Bandang di Selandia Baru Telan Korban Jiwa

Minggu, 29 Januari 2023 | 16:30 WIB

Ana de Armas Cetak Rekor di Piala Oscar 2023

Kamis, 26 Januari 2023 | 13:34 WIB