Pendaftaran SBMPTN dibuka 23 Maret 2022, Ini Kriteria Siswa yang Tidak Boleh Daftar SBMPTN Menurut LTMPT

- Selasa, 4 Januari 2022 | 17:35 WIB
Ilustrasi Ujian SBMPTN 2022 (pixabay/F1Digitals)
Ilustrasi Ujian SBMPTN 2022 (pixabay/F1Digitals)

AYOCIREBON.COM -- Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) melalui Ketua Pelaksana Eksekutif, Prof Budi Prasety membeberkan beberapa siswa yang tidak diperkenankan mengikuti pendaftaran SBMPTN.

LTMPT menegaskan bahwa siswa yang telah lulus SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) tidak boleh mengikuti SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

"Kami tegaskan lagi bahwa adik-adik yang diterima di jalur SNMPTN tidak diperbolehkan mendaftar di SBMPTN lagi," Prof Budi Prasety mengutip dari Republika pada Selasa, 4 Januari 2022.

Baca Juga: UGM Menjadi Universitas No. 1 di Indonesia, Berikut 16 Daftar Peringkat Kampus Terbaik 2022 Versi QS

Prof Budi Prasety juga membeberkan, kuota SNMPTN dibagi berdasarkan akreditasi sekolah. Sekolah terakreditasi A akan mendapatkan kuota 40 persen terbaik di sekolahnya, akreditasi B akan mendapatkan alokasi 25 persen terbaik di sekolahnya, dan akreditasi C dan lainnya lima persen terbaik di sekolahnya.

Penutupan masa sanggah kuota sekolah pada 17 Januari 2022. SMA/MA/SMK yang mendapatkan kuota SNMPTN merupakan sekolah yang sudah memiliki NPSN, sudah mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Sekolah juga harus mengisikan data siswa hanya yang eligible sesuai dengan ketentuan.

Karena itu, Prof Budi Prasety mengingatkan siswa yang mengikuti SNMPTN tidak main-main dalam memilih program studi. Program studi yang dipilih, merupakan program studi yang memang diminati.

"Jangan sampai sudah lulus SNMPTN tidak diambil karena merugikan sekolah dan juga merugikan siswa lainnya," imbuh dia.

Baca Juga: 3 Bacaan Sholawat Nabi: Nariyah, Matsurat, Jibril Lengkap dengan Arab-Latin dan Arti

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini