Materi Khutbah Jumat Singkat Padat: Teladan Mengendalikan Amarah

- Rabu, 26 Januari 2022 | 15:03 WIB
Materi Khutbah Jumat Singkat Padat: Teladan Mengendalikan Amarah (pixabay/yogendras31)
Materi Khutbah Jumat Singkat Padat: Teladan Mengendalikan Amarah (pixabay/yogendras31)

Hadirin jamaah Jumah rahimakumullah.

Baca Juga: Doa Hari Ini Rabu 26 Januari 2022, Doa Meminta Ampunan kepada Allah SWT

Di antara wujud ketakwaan terhadap Allah adalah belajar mengendalikan kemarahan. Dalam hal ini, dahulu ada seorang sahabat—ada yang mengatakan sahabat ini adalah Abdullah bin Umar, Abu Darda’, dan Sufyan bin Abdullah as-Tsaqafi—yang serius meminta nasihat kepada Nabi Muhammad saw.

Lalu secara simpel dijawab oleh beliau agar ia tidak marah. Berulang kali ia meminta nasihat, Nabi saw masih saja menasihatinya agar tidak marah menuruti hawa nafsu. Dalam hadits shahih diriwayatkan:

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَجُلاً قَالَ: يَا رَسُولَ اللّٰهِ، أَوْصِنِيْ. فَقَالَ: لَا تَغْضَبْ. فَرَدَّدَ مِرَارًا. قَالَ: لَا تَغْضَبْ. أَخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيُّ

Artinya:
“Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, sungguh ada seorang laki-laki berkata kepada Rasullullah saw: ‘Rasulullah saw, berwasiatlah kepadaku.’ Lalu beliau menjawab: ‘Jangan marah.’ Laki-laki itu kemudian mengulang-ulang permintaan nasihat kepadanya. Rasulullah pun tetap menjawab: ‘Jangan marah’,” (HR al-Bukhari).

Baca Juga: Doa Terhindar dari Kecelakaan dan Selamat sampai Tujuan

Hadirin jamaah Jumah rahimakumullah.

Kadang kita sebenarnya sudah berusaha menahan diri untuk mengendalikan kemarahan, namun ada saja orang yang memancing-mancing emosi kita.

Lalu bagaimana kita menghadapinya? Sayyidina Mu’awiyah yang terkenal sebagai ahlamul ‘arab atau orang Arab yang paling bijak dan mampu mengendalikan kemarahan dapat dijadikan teladan.

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Artikel Terkait

Terkini

Liga Mahasiswa Jadi Representasi Atlet Nasional

Rabu, 29 Juni 2022 | 14:17 WIB