Materi Khutbah Jumat Singkat Padat: Keistimewaan Lima Huruf Ramadhan

- Jumat, 1 April 2022 | 09:59 WIB
Materi Khutbah Jumat Singkat Padat: Keistimewaan Lima Huruf Ramadhan (Freepik)
Materi Khutbah Jumat Singkat Padat: Keistimewaan Lima Huruf Ramadhan (Freepik)

Pasalnya, pada bulan mulia ini, umat Islam selama sebulan penuh digembleng untuk dapat menahan diri dari segala yang membatalkan ibadah puasa dan juga segala hal yang dilarang Allah lainnya.

Baca Juga: 27 Link Poster Ramadhan 1443 H Download Gratis untuk Dikirim ke Sahabat, Tinggal Klik di Sini

Ramadhan juga menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah sebagai bentuk penghambaan kepada Allah swt. Karena memang, bulan Ramadhan memiliki banyak keistimewaan dibanding dengan bulan-bulan lainnya.

Jika kita renungkan, huruf-huruf dalam kata Ramadhan pun mampu mewakili keistimewaan yang ada dalam bulan Ramadhan.

Seperti kita ketahui bahwa kata ‘Ramadhan’ (رمضان) terdiri dari lima huruf yakni Ra, Mim, Dhad, Alif, dan Nun.

Huruf pertama adalah Ra yang bisa mewakili keistimewaan Ramadhan sebagai bulan Rahmat. Kemudian huruf yang kedua adalah Mim yang mewakili keistimewaan Ramadhan sebagai bulan Maghfirah atau ampunan.

Hal ini senada dengan berbagai penjelasan yang disampaikan oleh para ulama:
أَوَّلُ شَهْرِ رَمَضَانَ رَحْمَةٌ، وأَوْسَطُهُ مَغْفِرَةٌ، وَآخِرَهُ عِتْقٌ مِنَ النَّارِ

Artinya, “Awal Bulan Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya ampunan, dan akhirnya pembebasan dari api neraka.”

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Huruf ketiga adala Dhad yang bisa mewakili keistimewaan Ramadan sebagai Syahru Dhiya atau bulan Cahaya.

Dikatakan sebagai bulan cahaya, karena malam hari di bulan Ramadhan sering terasa berbeda dari malam-malam di bulan lain. Suasana cahaya kehidupan malam sangat terasa di malam Ramadhan.

Banyak umat Islam yang melakukan ibadah seperti shalat malam, Tarawih, Witir, Tahajud dan ibadah lainnya seperti tadarus, baik di masjid dan mushala ataupun di rumah masing-masing.

Baca Juga: Lafal Doa Niat Puasa Ramadhan Satu Bulan Penuh serta Hukum Menurut Imam al-Qulyubi

Dengan aktivitas-aktivitas ini, malam Ramadhan pun seolah penuh cahaya yang diturunkan oleh Allah swt untuk menghiasi Ramadhan.

Terlebih malam-malam terakhir Ramadhan yang merupakan malam istimewa karena Allah menjadikannya sebagai malam Lailatul Qadar.

Sebuah malam yang istimewa, sampai-sampai disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam seribu bulan. Di malam itu diturunkan para malaikat Allah yang secara khusus termaktub dalam Al-Qur’an surat Al-Qadr 1-5:

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Tags

Artikel Terkait

Terkini