Teks Ceramah Materi Khutbah Jumat Singkat Tentang Belajar dari Kisah Nabi Ibrahim dan Orang Majusi

- Selasa, 17 Mei 2022 | 17:24 WIB
Teks Ceramah Materi Khutbah Jumat Singkat Tentang Belajar dari Kisah Nabi Ibrahim dan Orang Majusi (pixabay/enjoytheworld)
Teks Ceramah Materi Khutbah Jumat Singkat Tentang Belajar dari Kisah Nabi Ibrahim dan Orang Majusi (pixabay/enjoytheworld)

Baca Juga: Materi Khutbah Jumat Singkat Padat: Hati-hati Istidraj, Jebakan Kenikmatan yang Membinasakan

وَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَجَعَلَكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰكِنْ لِّيَبْلُوَكُمْ فِيْ مَآ اٰتٰىكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ اِلَى اللّٰهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيْعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيْهِ تَخْتَلِفُوْنَ

Artinya, “Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.

Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan,” (QS al-Maidah: 48).

Keniscayaan akan keragaman ini harus menjadi asas bagi setiap tindakan yang berhubungan dengan manusia lainnya. Memaksakan kehendak, berarti melanggar ketentuan ini.

Jikapun kita ingin berdakwah atau beramar ma’ruf nahi munkar maka itu seyogianya sebatas melaksanakan perintah Allah.

Bukan penentu perubahan pada sasaran dakwah kita. Kita hanya diperintah untuk mengajak kepada kebaikan, bukan menjamin datangnya hidayah. Kita tidak punya kemampuan membolak-balik kondisi hati orang, termasuk kondisi hati kita sendiri.

Jamaah shalat Jumat hafidhkumullah,
I’tibar lain yang bisa kita serap dari kisah Nabi Ibrahim dan seorang Majusi tadi adalah bahwa kita didorong untuk melaksanakan tauhid secara sejati.

Berbuat baik kepada siapa saja merupakan ekspresi dari keyakinan bahwa semua adalah makhluk Allah yang mesti dicintai, bagaimanapun keadaannya.

Baca Juga: Materi Khutbah Jumat Isra Miraj Singkat Padat: Nilai Iman Diukur dari Besarnya Cinta kepada Rasulullah SAW

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Sumber: NU Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini