Teks Khutbah Jumat Lengkap dengan Doanya Tentang Mengevaluasi Syukur Kita

- Rabu, 29 Juni 2022 | 05:55 WIB
Teks Khutbah Jumat Lengkap dengan Doanya Tentang Mengevaluasi Syukur Kita (Pexels/Joni Lorraine)
Teks Khutbah Jumat Lengkap dengan Doanya Tentang Mengevaluasi Syukur Kita (Pexels/Joni Lorraine)

AYOCIREBON.COM -- Simak teks khutbah Jumat lengkap dengan doanya yang akan diulas lewat artikel di bawah ini.

Materi khutbah Jumat terbaru 2022 ini dapat disampaikan oleh seorang Khatib sebelum melaksanakan sholat Jumat sesuai dengan rukun pelaksanaan yang didahului dengan dua khutbah.

Adapun teks khutbah Jumat lengkap dengan doanya yang akan diulas dalam tulisan ini tentang mengevaluasi syukur kita melansir dari laman NU Online.

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Lengkap dengan Doanya Tentang Mengomati Penyakit Hati Riya PDF

Penyampaian khutbah Jumat oleh Khatib memiliki dua bagian yaitu khutbah pertama dan khutbah kedua disertai doa yang dipisahkan dengan duduk.

Berikut ini teks khutbah Jumat lengkap dengan doanya pada khutbah pertama dan kedua tentang mengevaluasi syukur kita.

Khutbah I
الحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ

أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: اِنَّ اللّٰهَ لَذُوْ فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُوْنَ (غافر: ٦١)

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah, mengawali khutbah pada siang hari yang penuh keberkahan ini, khatib berwasiat kepada kita semua terutama kepada diri khatib pribadi untuk senantiasa berusaha meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wata’ala dengan melakukan semua kewajiban dan meninggalkan seluruh yang diharamkan.

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Sumber: NU Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini