Teks Khutbah Jumat HUT Indonesia ke 77 PDF Tentang Kemerdekaan Kuatkan Keamanan dan Keimanan

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 05:57 WIB
Teks Khutbah Jumat HUT Indonesia ke 77 PDF Tentang Kemerdekaan Kuatkan Keamanan dan Keimanan (freepik.com/freepik)
Teks Khutbah Jumat HUT Indonesia ke 77 PDF Tentang Kemerdekaan Kuatkan Keamanan dan Keimanan (freepik.com/freepik)

AYOCIREBON.COM -- Simak teks khutbah Jumat HUT Indonesia ke-77 yang dapat diunduh dalam bentuk PDF akan dibagikan lewat tulisan di bawah.

Materi khutbah Jumat ini dapat disampaikan oleh seorang Khatib sebelum melaksanakan sholat Jumat sesuai dengan rukun pelaksanaan yang didahului dengan dua khutbah.

Adapun teks khutbah Jumat lengkap dengan doanya yang akan diulas dalam tulisan ini tentang kemerdekaan kuatkan keamanan dan keimanan melansir dari laman NU Online.

Penyampaian khutbah Jumat oleh Khatib memiliki dua bagian yaitu khutbah pertama dan khutbah kedua disertai doa yang dipisahkan dengan duduk.

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Lengkap dengan Doanya PDF Tentang Keistimewaan dan Amalan Bulan Muharram

Berikut teks khutbah Jumat HUT Indonesia ke-77 PDF pada khutbah pertama dan kedua tentang kemerdekaan kuatkan keamanan dan keimanan.

Khutbah I
الحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

Jamaah Jumat rahimakumullah, alhamdulillah, puji syukur mari kita senantiasa tujukan kepada Allah swt yang telah mencurahkan karunia nikmat Islam, iman, kesehatan, dan kesempatan sehingga sampai dengan detik ini kita masih diberikan umur panjang dan dapat beribadah dengan tenang.

Tidak semua orang, khususnya umat Islam, mampu beribadah dengan tenang karena situasi dan kondisi lingkungan yang tidak mendukung untuk menjalankan tugas utama manusia di dunia.

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Tags

Artikel Terkait

Terkini