Geliat Laju Kebangkitan dan Optimisme Pertumbuhan Ekonomi via Jalur Cepat Tol Cipali

- Senin, 28 Februari 2022 | 11:40 WIB
Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang dikelola ASTRA Tol Cipali (Ayocirebon/Faqih Rohman)
Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang dikelola ASTRA Tol Cipali (Ayocirebon/Faqih Rohman)

Cipali dan Segitiga Rebana

Dalam sejumlah pemaparan oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, disebutkan bahwa Segitiga Rebana merupakan kawasan ekonomi khusus yang dibuat untuk diproyeksikan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jabar di masa depan.

Segitiga Rebana berada di Jalur Pantura, terdiri dari 13 Kawasan Peruntukan Industri (KPI) yang tersebar di Majalengka, Subang, Indramayu, Cirebon, Sumedang, Kuningan dengan luas merentang 54.260 hektare.

Rebana Metropolitan, nama lain dari Segitiga Rebana, bakal dikembangkan sebagai kawasan industri anyar di luar Bekasi, Karawang, Purwakarta yang telah ada di Jabar. Rebana diproyeksi jadi raung pertumbuhan ekonomi baru yang punya daya saing tinggi dengan mengedepankan memiliki fungsi work, live, and play.

Lewat Rebana Metropolitan, Bapenda Jabar menyebut pemerintah berupaya meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen, pertumbuhan nilai investasi hingga 17 persen, dan menciptakan kurang lebih 4,3 juta lapangan pekerjaan baru pada 2030.

Untuk mencapai target itu, pemerintah daerah telah memiliki sejumlah infrastruktur penunjang, antara lain Tol Cipali, Palikanci, rel kereta Cikampek-Cirebon, Pelabuhan Balongan, Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, serta terminal Subang, Cirebon dan Indramayu.

Itu belum termasuk infrastruktur energi juga tersedia, antara lain lewat dam di Cipancuh, Jatigede, dan Setupatok, kilang minyak Balongan, geothermal di Ciremai, hydro power Jatigede, hingga PLTU di Indramayu.

Beberapa infrastruktur tambahan juga tengah dan direncanakan akan dibangun, di antaranya Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), tol akses Patimban, reaktivasi rel Rancaekek-Kertajati, LRT Cirebon Raya-Kertajati, hingga SPAM Jatigede dan TPPAS Cirebon Raya.

Pemerintah pusat juga turun tangan ikut andil dalam pembangunan. Dalam Perpres No 87 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan yang diterbitkan pada September 2021 lalu, disebutkan ada 24 proyek infrastruktur perhubungan, 13 infrastruktur dasar, 6 transportasi, 14 sumber daya air, dan 24 infrastruktur pendukung lainnya yang bakal dilaksanakan bertahap.

Untuk mengisi sektor padat karya, Gubernur Ridwan Kamil juga gencar bersafari hingga mancanegara menawarkan paket investasi. Contoh proyek unggulan yang ditawarkan yakni Grand Kertajati Aerocity. Proyek ini ditawarkan kepada Masdar Mubadala Investment Company, Uni Emirat Arab (UEA).

Halaman:

Editor: Hengky Sulaksono

Tags

Artikel Terkait

Terkini