Geliat Laju Kebangkitan dan Optimisme Pertumbuhan Ekonomi via Jalur Cepat Tol Cipali

- Senin, 28 Februari 2022 | 11:40 WIB
Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang dikelola ASTRA Tol Cipali (Ayocirebon/Faqih Rohman)
Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang dikelola ASTRA Tol Cipali (Ayocirebon/Faqih Rohman)

Penelitian lain menyebutkan adanya dampak positif kehadiran Tol Cipali, di mana penjualan batik meningkat sebesar 100 persen. Pelaku usaha rumah makan di Cirebon area sekitar tol juga keciprat untung di mana usaha rumah makan mengalami peningkatan omset sebesar 30 persen.

Setelah sempat tiarap akibat diamuk pagebluk, hari-hari ini geliat aktivitas ekonomi warga kembali mulai terasa. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon mencatat ada 3,6 juta orang berwisata di Kota Cirebon, melebihi target 2,1 juta orang. Jakarta menjadi kota asal pelancong yang paling tinggi sebesar 25,28 persen. Kemungkinan besar, mereka mendarat mulus di Kota Udang setelah melesat tanpa hambatan via Tol Cipali.

Kembali bergairahnya geliat pariwisata ini menjadi angin segar yang menyejukkan bagi warga sekitar. Di sisi lain, ini juga menjadi penanda bahwa amenitas industri pariwisata di sekitar Jalan Tol Cipali, khususnya Cirebon, sudah sangat siap menyambut gegap-gempita Segitiga Rebana.

Kehadiran amenitas wisata yang berdampingan dengan kawasan industri menjadi representasi dari apa yang diharapkan dari Segitiga Rebana yang dibangun dengan konsep 'life, work, and play.'

Dari Cipali ke Kertajati

Pada 20 Desember 2021 lalu, ASTRA Tol Cipali beserta Kementerian PUPR dan Pemprov Jabar meresmikan pembukaan Jalan Tol Akses BIJB Kertajati yang merupakan bagian dari Tol Cipali. Tol itu memiliki jalan sepanjang 3,7 km, memiliki 4 lajur untuk 2 arah.

Di bagian interchange jalan tol, terdapat ikon tugu angklung dan terasering yang berdiri kokoh sebagai landmark. Angklung adalah alat musik khas Jabar ,sementara terasering adalah ciri khas pertanian. DI Majalengka, lokasi BIJB Kertajati bertempat, ada terasering yang sangat dikenal luas, yakni Terasering Panyaweuyan.

Tugu yang dibangun ASTRA Tol Cipali ini merupakan perlambang ciri khas, sekaligus kebanggan bagi warga Jabar, khususnya Majalengka. Ia akan menjadi semacam monumen penyambutan khusus bagi para tamu yang datang dan pergi dari Bandara Kertajati, sebuah Melodi Panarima yang hendak menyambut kedatangan dan mengiringi perjalanan.

Pembangunan jalan tol Akses BIJB Kertajati merupakan bagian dari upaya ASTRA Infra untuk tetap memberikan kontribusi positif bagi pembangunan infrastruktur di Indonesia, walaupun di tengah situasi pandemi Covid-19.

Walau 'cuma' sepanjang 3,7 km, akses jalan tol menuju bandara ini tak bisa disepelekan. Ia bakal menjadi pintu keluar-masuk utama para penumpang pesawat yang hendak terbang atau baru pulang. Nantinya ruas jalan ini akan disambung dengan Tol Cisumdawu.

Halaman:

Editor: Hengky Sulaksono

Tags

Artikel Terkait

Terkini