Harga Pertamax Naik Rp12.500 per Liter, Begini Penjelasan Pertamina

- Jumat, 1 April 2022 | 10:56 WIB
Ilustrasi seseorang mengisi tangki kendaraannya dengan bahan bakar. Mulai 1 April 2022, harga Pertamax naik. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi seseorang mengisi tangki kendaraannya dengan bahan bakar. Mulai 1 April 2022, harga Pertamax naik. (Pixabay/Engin_Akyurt)

AYOCIREBON.COM- Mulai hari ini, 1 April 2022, harga Pertamax naik menjadi Rp12.500 / liter. Pertamina mengklaim, harga terbaru lebih rendah dari nilai kekinian.

Sebelumnya harga Pertamax Rp9.000 / liter sebelum kemudian menjadi Rp12.500 mulai 1 April 2022.

Pertamina mengklaim, alasan harga Pertamax naik menjadi Rp12.500 / liter tak lepas dari situasi global.

Lantas, apa alasan Pertamina menaikan harga Pertamax? Krisis geopolitik yang mengakibatkan harga minyak dunia melambung tinggi menjadi alasannya.

Pejabat Sementara Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero), Irto Ginting dalam keterangan resmi yang diterima Ayo Indonesia (jaringan Ayo Cirebon), Jumat, 1 April 2022 mengklaim, kebijakan menaikkan harga Pertamax tahun ini telah mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kondisi keuangan Pertamina terbebani dengan harga minyak dunia saat ini yang berada di atas 100 dolar Amerika / barel.

Situasi itu telah melonjakkan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) per 24 Maret 2022 hingga lebih dari 56% atau tercatat US$ 114,55 / barel dari periode Desember 2021 yang sebesar US$73,36 / barel.  

"Untuk menekan beban keuangan Pertamina, selain melakukan efisiensi ketat di seluruh lini operasi, penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) tidak terelakkan untuk dilakukan. Namun, dengan tetap mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat," ujar Irto Ginting.

Dia meyakinkan, kenaikan harga Pertamax dilakukan secara selektif dan hanya berlaku untuk BBM Non Subsidi yang dikonsumsi masyarakat sebesar 17%.

Halaman:

Editor: Erika Lia

Tags

Artikel Terkait

Terkini