Aturan Baru KTP: Ketentuan Penulisan Nama hingga Marga pada Kartu Tanda Penduduk

- Selasa, 24 Mei 2022 | 08:27 WIB
Aturan Baru KTP: Ketentuan Penulisan Nama hingga Marga pada Kartu Tanda Penduduk (Dukcapil)
Aturan Baru KTP: Ketentuan Penulisan Nama hingga Marga pada Kartu Tanda Penduduk (Dukcapil)

AYOCIREBON.COM -- Kabar aturan baru KTP telah beredar di masyarakat setelah disahkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan baik KTP dan KK.

Melansir Suara.com, aturan baru KTP telah ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan ditetapkan pada 11 April 2022.

Bahkan, aturan baru KTP telah diundangkan pada 21 April 2022 oleh Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Benny Riyanto.

Adapun aturan baru KTP yang perlu Anda ketahui adalah sebagai berikut ini.

Baca Juga: Jadwal Sholat Cirebon dan sekitarnya 24 Mei 2022, Berikut Doa dan Dzikir setelah Salat

Pasal 4 Ayat (2): Nama Tidak Multitafsir, Paling Sedikit 60 Huruf dan 2 Kata

Melalui aturan ini, pencatatan nama identitas warga dalam Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) diharuskan:

  1. Nama memiliki paling sedikit dua kata
  2. Nama tidak boleh disingkat
  3. Nama mudah dibaca, tidak bermakna negatif maupun tidak multitafsir
  4. Jumlah huruf dalam nama paling banyak 60 karakter atau 60 huruf termasuk spasi.

Pasal 5: Sesuai Kaidah Bahasa Indonesia, Aturan Nama Marga dan Gelar Pendidikan

  1. Nama harus menggunakan huruf sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
  2. Sementara itu nama marga, famili atau dengan nama lain dapat dicantumkan pada Dokumen Kependudukan.
  3. Gelar pendidikan, adat dan keagamaan dapat dicantumkan pada Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang penulisannya dapat disingkat.
  4. Tata cara Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan dilarang untuk disingkat (kecuali tidak diartikan lain), menggunakan angka dan tanda baca dan mencantumkan gelar pendidikan dan keagamaan pada akta pencatatan sipil.

Baca Juga: Jadwal Vaksin Booster di Kota Cirebon 24 Mei 2022

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perlukah Ganja Medis Dilegalkan di Indonesia?

Kamis, 30 Juni 2022 | 18:52 WIB

Daftar 12 Outlet Holywings yang Ditutup Pemerintah

Selasa, 28 Juni 2022 | 07:42 WIB