Tabrak dan Buang Jenazah Korban ke Sungai, Kolonel Priyanto Divonis Penjara Seumur Hidup

- Selasa, 7 Juni 2022 | 13:45 WIB
Ilustrasi tempat kejadian perkara. (Pixabay/Clker-Free-Vector-Images)
Ilustrasi tempat kejadian perkara. (Pixabay/Clker-Free-Vector-Images)

AYOCIREBON.COM- Anggota TNI yang menabrak dan membuang jenazah 2 muda mudi divonis hukuman penjara seumur hidup.

Ke - 2 muda mudi itu yakni Handi Harisaputra (18) dan Salsabila (14) yang sempat dilaporkan hilang secara miterius pada 8 Desember 2021.

Belakangan diketahui, Handi dan Salsabila menjadi korban tabrakan mobil di Nagreg, Jawa Barat, saat berboncengan dengan sepeda motor.

Situasi kemudian berubah menjadi semakin mengerikan ketika jenazah keduanya ditemukan di Sungai Serayu, Jawa Tengah.

Kematian Handi dan Salsabila kemudian menyeret 3 anggota TNI, salah satunya Kolonel Infanteri Priyanto.

Terdakwa kasus pembunuhan 2 remaja sipil di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kolonel Infanteri Priyanto sendiri telah menjalani sidang vonis di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Selasa, 7 Juni 2022.

Majelis hakim pun menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap prajurit TNI Angkatan Darat tersebut.

Hakim Ketua Brigjen TNI Faridah Faisal mengatakan, Priyanto terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap Handi Saputra dan Salsabila dalam insiden kecelakaan lalu lintas di Nagreg pada Desember 2021.

"Menjatuhkan pidana pokok penjara seumur hidup. Pidana tambahan dipecat dari dinas militer," kata Faridah saat membacakan putusan dalam persidangan, dilansir dari Republika (jejaring Ayo Cirebon).

Halaman:

Editor: Erika Lia

Tags

Artikel Terkait

Terkini