DPR Godok RUU KIA: Bahas Cuti Hamil 6 Bulan, Suami 40 Hari

- Selasa, 21 Juni 2022 | 12:28 WIB
DPR Godok RUU KIA: Bahas Cuti Hamil 6 Bulan, Suami 40 Hari (Dok. DPR RI)
DPR Godok RUU KIA: Bahas Cuti Hamil 6 Bulan, Suami 40 Hari (Dok. DPR RI)

AYOCIREBON.COM - DPR tengah menggodok Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) yang membahas pemberian cuti hamil dan melahirkan 6 bulan dan juga cuti 40 hari bagi suami.

Wacana tentang pemberian cuti hamil dan melahirkan 6 bulan bagi pekerja perempuan ini sudah menjadi perbincangan hangat selama beberapa hari belakangan.

Kemudian menyusul kemunculan wacana cuti bagi suami yang mendampingi istri melahirkan dengan jatah cuti selama 40 hari.

Baca Juga: Kepuasan Terhadap Jokowi Turun ke Titik Terendah, Ibu-Ibu Kecewa?

Disitat dari Suara.com, Ketua DPR RI Puan Maharani mengusulkan cuti hamil dan melahirkan menjadi 6 bulan dalam rancangan beleid anyar. Parlemen menyepakati RUU KIA untuk dibahas lebih lanjut menjadi Undang-Undang (UU).

Cuti melahirkan 6 bulan dipertimbangkan karena ibu harus mendapat waktu yang cukup untuk memberikan ASI bagi anak-anaknya.

Dalam usulannya cuti melahirkan 6 bulan tersebut, ibu hamil tidak boleh diberhentikan dari pekerjaan. Selain itu, mereka pun harus tetap memperoleh gaji.

Baca Juga: Jiwasraya Disinyalir Langgar Ketenagakerjaan, Pekerja 'Dipaksa' Mengundurkan Diri hingga Hak Cuti Tak Dibayark

"RUU KIA juga mengatur cuti melahirkan paling sedikit 6 bulan, serta tidak boleh diberhentikan dari pekerjaan. Selain itu, ibu yang cuti hamil harus tetap memperoleh gaji dari jaminan sosial perusahaan maupun dana tanggung jawab sosial perusahaan," kata Puan.

Halaman:

Editor: Hengky Sulaksono

Sumber: DPR RI, Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini