Cuti Hamil 6 Bulan, Pengusaha Bisa Sikat Pekerja jadi Karyawan Kontrak

- Kamis, 23 Juni 2022 | 11:49 WIB
Cuti Hamil 6 Bulan, Pengusaha Bisa Sikat Pekerja jadi Karyawan Kontrak (Pexels/Tima Miroshnichenko)
Cuti Hamil 6 Bulan, Pengusaha Bisa Sikat Pekerja jadi Karyawan Kontrak (Pexels/Tima Miroshnichenko)

AYOCIREBON.COM - Wacana cuti hamil 6 bulan diklaim bikin pengusaha bisa sikat pekerja jadi karyawan kontrak.

DPR akan membahas RUU KIA dalam waktu dekat, termasuk hak cuti hamil 6 bulan dan cuti suami 40 hari.

Dinukil dari Republika, pengusaha menginginkan kajian mendalam ihwal kebijakan yang menyeluruh karena dapat mempengaruhi kondisi pasar tenaga kerja.

Baca Juga: Ketentuan Cuti 40 Hari bagi Suami dalam Draft RUU KIA

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia DKI Jakarta, Sarman Simanjorang mengatakan kebijakan baru tersebut akan mempengaruhi produktivitas tenaga kerja dan tingkat kinerja masing-masing pengusaha.

Sarman menegaskan, pengusaha harus menjaga psikologinya agar bisa menjalankan kebijakannya. Jika undang-undang disahkan, pengusaha juga siap dan mampu.

"Jangan sampai nanti pengusaha mensiasati pekerjanya menjadi pekerja kontrak karena harus mengeluarkan biaya operasional dalam bentuk gaji selama enam bulan terhadap pekerja yang mendapatkan cuti hamil," kata Sarman dalam keterangan tertulisnya diterima Republika, Kamis, 23 Juni 2022.

Sarman menambahkan, kebijakan ini jangan semakin mengurangi penilaian produktivitas tenaga kerja Indonesia yang sudah jauh tertinggal.

Baca Juga: Pro Kontra Wacana Cuti Hamil 6 Bulan, Berimbas ke Gender Equality di Tempat Kerja

Data dari Asian Productivity Organization (APO) yang dirilis pada 2020, produktivitas per pekerja di Indonesia jauh tertinggal dari negara tetangga Singapura dan Malaysia. Indonesia berada di peringkat 107 dari 185 negara.

Halaman:

Editor: Hengky Sulaksono

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini