OJK Kaji Konten YouTube jadi Jaminan Kredit ke Bank

- Rabu, 27 Juli 2022 | 19:52 WIB
Ilustrasi YouTube. (Unsplash/Souvik Banerjee)
Ilustrasi YouTube. (Unsplash/Souvik Banerjee)

KESAMBI, AYOCIREBON.COM- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji wacana konten YouTube jadi jaminan kredit ke bank.

Konten YouTube yang didaftarkan oleh kreator sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI) memerlukan pendalaman prospek dan kelayakannya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menyampaikan, pengkajian sebuah konten YouTube jadi jaminan kredit ke bank perlu dievaluasi.

Evaluasi terutama berkaitan pada masalah ketersediaan secondary market, appraisal untuk likuidasi HKI, dan infrastruktur hukum eksekusi HKI.

"Saat ini ekosistem HKI di pasar sekunder masih belum cukup kuat dan mekanisme penentuan valuasi sebuah HKI masih terbatas," katanya, Selasa, 26 Juli 2022.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae. (Dok. OJK)

Pihak bank sendiri harus mengetahui nilai dari barang jaminan kredit sehingga dibutuhkan peran pemerintah dan pihak terkait untuk membahasakan isu tersebut.

"Tentu kegiatan pemberian kredit atau pembiayaan sepenuhnya merupakan kewenangan bank, berdasarkan hasil penilaian terhadap calon debitur," ujarnya.

Adapun agunan atau jaminan penyediaan dana, baik berupa kredit atau pembiayaan bersifat opsional, tergantung pada risk appetite bank terhadap skema.

Halaman:

Editor: Erika Lia

Artikel Terkait

Terkini