Keutamaan Puasa Tasua dan Puasa Asyura di Bulan Muharram yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 11:06 WIB
Keutamaan Puasa Tasua dan Puasa Asyura di Bulan Muharram yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW (freepik)
Keutamaan Puasa Tasua dan Puasa Asyura di Bulan Muharram yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW (freepik)

AYOCIREBN.COM -- Puasa Tasua dan puasa Asyura merupakan ibadah sunnah yang dapat dikerjakan pada setiap bulan Muharram.

Ibadah sunnah puasa Tasua bisa dilaksanakan pada hari ke-9 Muharram, sedangkan puasa Asyura di tanggal 10 Muharram.

Kedua ibadah Puasa Muharram tersebut merupakan anjuran dari Nabi Muhammad SAW untuk dikerjakan oleh umat muslim setiap awal bulan tahun baru Hijriyah.

Melansir laman NU Online, Puasa Muharram adalah puasa sunah yang dilakukan di bulan Muharram, bahkan lebih utama dari puasa Syaban yang sering dikerjakan Nabi Muhammad SAW.

 Baca Juga: Jadwal Puasa Tasua 2022 Dilengkapi Bacaan Niat dan Tata Cara Mengerjakannya

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعدَ الفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ. (رواه مسلم)

Artinya, “Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata: ‘Rasulullah saw bersabda: ‘Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam.” (HR Muslim).

Imam an-Nawawi menjelaskan hadits shahih ini merupakan dalil sharîh atau sangat jelas yang menunjukkan kesimpulan hukum bahwa bulan yang paling utama untuk berpuasa setelah Ramadhan adalah Muharram.

Selain itu, meskipun Nabi Muhammad saw memang lebih banyak berpuasa di bulan Sya’ban, namun hal itu tidak menafikan keutamaan Muharram daripada Sya’ban.

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Tags

Artikel Terkait

Terkini